Bawaslu terima 184 laporan dugaan pelanggaran Pilkada, paling banyak dilakukan ASN

Minggu, 8 April 2018 21:03 Reporter : Merdeka
Bawaslu terima 184 laporan dugaan pelanggaran Pilkada, paling banyak dilakukan ASN bawaslu. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota komisioner badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, pihaknya sudah menerima 184 laporan dugaan pelanggaran terkait Pilkada Serentak 2018. Ratna menyebut dugaan pelanggaran terbanyak adalah keterlibatan aparatur sipil negara atau ASN.

"Pada umumnya yang paling tinggi keterlibatan ASN dalam pelaksanaan kampanye pemilihan gubernur, bupati, wali kota," kata Ratna di kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Minggu (8/4).

Dia mengatakan, dari jumlah laporan tersebut masih cukup kecil jika dipresentasikan. Apalagi, kata Ratna, presentasenya kecil yang bisa sampai pada proses di kepolisian sampai putusan.

"Sampai saat ini 3 kasus yang sudah diputus di pengadilan, yaitu yang terjadi di Sulawesi Utara di Kora Mobago dan di NTT. Itu putusannya sudah inkrah. Itu terkait dengan pemalsuan dukungan untuk calon perseorangan," kata Ratna.

Menurut Ratna, untuk daerah paling terbanyak melakukan pelanggaran ada di Sulawesi Utara. "Angka tertinggi keterlibatan ASN di Sulawesi Utara, kedua di Sulawesi Selatan. Mereka ikut dalam proses tahapan kampanye," ujar dia.

Terkait apakah kampanye yang diikuti ASN tersebut dilakukan oleh calon petahana, Ratna mengaku tidak tahu. "Tidak terinci, tapi ketika dilakukan pelaksanaan pengawasan, banyak ASN yang terlibat dalam kegiatan kampanye, memang angkanya tinggi dan sudah kami rekomendasi kepada KASN," tegas Ratna.

Reporter: Devira Prastiwi

Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini