Tim Basarnas Kota Padang, Sumatera Barat, dengan sigap melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir di Jorong Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (2/1) malam, menyusul curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya Sungai Asam. Sebanyak 17 warga berhasil diselamatkan dari genangan air yang mencapai ketinggian 50 hingga 80 sentimeter.
Koordinator Lapangan Basarnas Padang, Atta Priyono, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Agam mengenai kondisi darurat tersebut. Warga yang terdampak banjir segera dipindahkan ke lokasi yang lebih aman, seperti Masjid Nurul Huda Koto Kaciak dan rumah-rumah keluarga terdekat.
Operasi penyelamatan ini melibatkan koordinasi antara Basarnas dan PMI Agam untuk memastikan seluruh warga yang terjebak dapat dievakuasi dengan aman. Meskipun arus banjir cukup deras, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini, menunjukkan efektivitas respons cepat dari tim penyelamat.
Advertisement
Advertisement
Banjir yang melanda Pasar Rabaa bermula dari curah hujan yang sangat tinggi di wilayah tersebut pada Jumat (2/1) siang, menyebabkan Sungai Asam meluap drastis. Ketinggian air yang mencapai 50 hingga 80 sentimeter membuat puluhan rumah terendam dan sejumlah warga terjebak di dalamnya.
Mendapatkan laporan dari PMI Agam, tim Basarnas Padang segera bergerak menuju lokasi bencana. Setibanya di lokasi, petugas langsung mendatangi setiap rumah yang tergenang banjir untuk mengajak dan membantu penghuninya keluar. Proses evakuasi 17 warga dilakukan dengan menggunakan tali, mengingat derasnya arus banjir yang menyulitkan pergerakan.
Daftar warga yang berhasil dievakuasi meliputi Iswarti (73), Melda (41), Diva (17), Wafiq (17), Suprizal (62), Wahyu (38), Eva Susanti (41), Eza Putri (22), Sumardi (56), Iyat (52), Rayyan (7), Balqis (13), Iwid (41), Hernida (51), Masyahara (15), Tiara (17), dan Ita Dani (45). Semua warga tersebut kini telah berada di tempat yang aman.
Advertisement
Advertisement
Atta Priyono menegaskan bahwa seluruh warga yang terdampak telah berhasil dievakuasi dan tidak ada korban jiwa akibat insiden banjir ini. Meskipun demikian, banjir telah menggenangi puluhan rumah di area Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, menunjukkan skala dampak yang cukup signifikan.
Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan potensi curah hujan tinggi, warga diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan banjir susulan. Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalisir risiko dan dampak bencana alam di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews
Advertisement