Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banyak warga Pandeglang pakai kontrasepsi jangka pendek

Banyak warga Pandeglang pakai kontrasepsi jangka pendek Ilustrasi kondom. ©shutterstock.com/Theos

Merdeka.com - Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Pandeglang, Banten, mendorong warga untuk menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang.

"Kita mendorong penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang karena risiko kegagalannya relatif kecil," kata Kepala BP3AKB Kabupaten Pandeglang Tati Suwagiharti di Pandeglang, Senin (23/6).

Seperti diberitakan Antara, dia menyatakan saat ini animo warga untuk menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang cukup tinggi, namun ke depan perlu disosialisasikan lebih banyak lagi yang memilih alkon tersebut.

Tati menyatakan dari 156.020 akseptor KB aktif di daerah itu, pengguna alkon jangka panjang jenis IUD 9.493 akseptor, medis operasi pria (MOP) 2.277 akseptor, medis operasi wanita (MOW) 2.227 akseptor dan implan atau susuk 18,737 akseptor.

Sisanya, kata dia, memilih nonalkon jangan panjang, yakni suntik 87.122 akseptor, pil 32.830 akseptor dan kondom 3.334 aksptor.

"Memang masih lebih banyak yang menggunakan nonalkon jangka panjang, tapi dengan sosialisasi yang terus-menerus kami yakin nanti banyak yang pindah ke alkon jangka panjang," ujarnya.

Mengenai pencapaian peserta KB baru, menurut dia, setiap tahun mengalami peningkatan karena animo warga setempat untuk ber-KB cukup tinggi.

Pada 2013, peserta KB baru mencapai 44.046 akseptor atau 135,65 persen dari target yang ditetapkan pemerintah Provinsi Banten untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 32,452 akseptor.

Guna mengimbangi tingginya animo warga ikut KB, maka kami juga terus meningkatkan pelayanan, baik di Puskesmas serta petugas medis yang telah ditunjuk maupun pelayanan keliling.

Untuk pelayanan keliling, kata dia, menggunakan mobil bantuan dari pemerintah pusat, yang secara rutin mendatangi tempat pelayanan yang telah ditetapkan.

"Kami juga bekerja sama dengan berbagai instansi dalam melakukan pelayanan KB ini, di antaranya TNI dan Dinas Kesehatan Pandeglang," katanya. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP