Banyak Orang yang Tak Tahu, Ini Sebenarnya Warna Asli Bulan
Merdeka.com - Jika Anda melihat bulan pada malam hari, warnanya akan terlihat kuning dan bersinar terang. Namun, saat siang hari akan terlihat berwarna putih.
Lalu, apa sebenarnya warna asli yang dimiliki bulan?
Dikutip dari ZME Science, sebenarnya bulan tidak memiliki cahaya sendiri. Bulan tampak bersinar pada malam hari karena memantulkan cahaya dari matahari. Cahaya matahari yang dipantulkan hanya sekitar 3 hingga 12% hingga akhirnya bulan terlihat di bumi.
Seperti yang dilihat dari bumi, warna bulan sangat bervariasi, dari merah, ungu, kuning hingga putih. Warna-warna tersebut terlihat karena adanya fenomena optik di atmosfer bumi, bukan warna dari bulan itu sendiri.
Saat melihat dari bumi, atmosfer bumi akan membuat sebagian cahaya yang ditangkap oleh mata akan terhambur. Sedangkan sebagian cahaya yang lainnya akan diteruskan.
Bulan akan memiliki cahaya berwarna merah yang terlihat jelas dengan mata Anda ketika berada di posisi rendah atau dekat dengan bumi. Tetapi, saat posisi bulan semakin jauh dari bumi, warna merah tersebut akan berganti menjadi warna kuning terang.
Selain itu, apabila melihat bulan pada siang hari berwarna putih, hal itu disebabkan karena cahaya bulan tersamarkan oleh cahaya matahari.
Sementara, jika melihat bulan lebih jelas dan sangat dekat menggunakan teleskop atau melihat dari hasil foto yang berasal dari luar angkasa, pasti akan terlihat bahwa warna bulan adalah abu-abu sedikit kehitaman.
Sehingga warna asli bulan adalah yang Anda lihat saat menggunakan teleskop atau foto dari luar angkasa, abu-abu sedikit kehitaman. Warna tersebut berasal dari permukaan bulan yang sebagian besar mengandung silikon, magnesium, besi, kalsium, dan aluminium, yang bercampur dengan oksigen.
Reporter Magang: Shifa Az Zahra
(mdk/syf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya