Banjir sejak Malam, Jalan Raya Pramuka Depok Sempat Macet Parah
Merdeka.com - Jalan Raya Pramuka, Depok, digenangi air sejak Selasa (17/5) malam tadi. Banjir itu sempat memicu kemacetan parah karena pengendara kesulitan melintas.
Air meluap dari kali yang ada di sebelah jalan raya. Luapan air disebabkan sampah pohon di Kali Mampang sehingga debit air tersendat.
"Ada batang pohon yang terbawa arus tersangkut membuat menyumbat lubang pembuangan air di jembatan masjid sehingga aliran Kali Licin dan Mampang meluap ke jalan dan ke rumah warga hingga terendam banjir," katanya, Rabu (18/5).
Kerap Kebanjiran
Banjir memang kerap terjadi di kawasan itu. Tapi banjir kali ini yang terparah.
Kurun setahun kata dia sudah terjadi tiga kali banjir. "Jika tidak ada hujan dapat kiriman dari Bogor. kali meluap, tapi tidak seperti saat ini sampai ke jalan hingga membanjiri rumah warga ada yang sampai setinggi 1 meter, sepinggang orang dewasa," tukasnya.
Selain penumpukan sampah di kali, banjir juga dipicu pendangkalan Kali Licin dan Kali Mampang. Padahal Kali Mampang sudah dikeruk tiga kali selama setahun, tapi tetap terjadi pendangkalan karena banyaknya sampah.
"Kita sebagai warga berharap pemerintah dengan dinas terkait untuk rutin membersihkan sampah yang ada di kali dan bagi warga meski tinggal di pinggiran kali untuk tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan banjir lagi," katanya.
Ketinggian Air hingga 1 Meter
Triyono, Ketua RT setempat mengatakan, banjir terjadi sejak Selasa (17/5) pukul 23.00 WIB. Luapan air itu berdampak hingga rumah warga yang terendam. Kondisi ini juga sempat menyebabkan kemacetan parah di Jalan Raya Pramuka atau Perempatan Mampang. Kondisi ini terjadi karena jalan tergenang air.
"Berimbas ke warga, banyak yang rumahnya kemasukan air. Pas dicek ternyata air di kali tidak mengalir tapi melewati jalan. Ada 11 rumah yang terendam," katanya.
Ketinggian air di rumah warga antara 20-70 sentimeter. Namun tidak ada warga yang diungsikan. Warga yang rumahnya terendam hanya menumpang tidur sementara di rumah warga yang tidak kebanjiran.
Warga berharap kondisi ini segera teratasi karena mereka khawatir hujan turun dan bisa menyebabkan banjir lagi. "Kalau sampai hari ini hujan lagi waduh saya nggak bisa jamin. Ini aja belum surut, ditambah air hujan nambah semua lah gitu," ucapnya.
Triyono menuturkan, solusi ke depan agar dibuat sodetan dari simpang Mampang hingga kali Krukut, sehingga air dapat mengalir lancar dan tidak terjadi banjir. "Kalau dibikin sodetan dari Prapatan Mampang Masjid Al-Istiqomah sampai ke bawah Kali Krukut itu mungkin sangat membantu," pungkasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya