Baku tembak dengan begal, 2 anggota Jatanras kena timah panas
Merdeka.com - Dua anggota Jatanras Direskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami luka tembak setelah baku tembak dengan komplotan begal.
Kedua polisi tersebut adalah Brigadir Berry dan Brigadir Kurniawan. Keduanya dirawat di ruang ICU RS Bhayangkara Polda Sumsel. Korban Berry mengalami luka tembak di kaki kanan, sementara rekannya tertembak di dada sebelah kiri.
Dalam aksi baku tembak ini, Jatanras Direskrimum Polda Sumsel berhasil menangkap salah seorang pelaku atas nama Sulaiman. Dia ditangkap setelah dilumpuhkan dengan beberapa tembakan di kakinya. Pelaku juga dirawat di rumah sakit yang sama.
Informasi yang dihimpun, baku tembak bermula saat kedua anggota polisi itu hendak menangkap lima begal di kawasan Dekranasda, Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Sabtu (11/2) malam.
Saat ditangkap, para pelaku melakukan perlawanan sehingga kedua polisi itu terkena tembakan. Namun, satu pelaku juga terkena tembakan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak terkait menyampaikan keterangan resmi. Dari pengakuan pelaku Sulaiman, saat kejadian dirinya bersama empat rekan yang lain.
"Yang lain melarikan diri waktu saling tembak, saya kena tembak," ungkap pelaku Sulaiman di RS Bhayangkara Polda Sumsel, Minggu (12/2).
Dia mengaku komplotannya hendak melakukan aksi begal di lokasi. Namun, rencana itu diketahui polisi dan berhasil digagalkan. Dirinya mempersenjatai dengan pistol rakitan milik temannya.
"Tadinya mau ngerampok orang di jalan, biasa bergerak di sana," pungkasnya.
(mdk/hrs)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya