Bakal Calon Bupati Kediri Supadi Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Ijazah

Kamis, 20 Februari 2020 18:39 Reporter : Imam Mubarok
Bakal Calon Bupati Kediri Supadi Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Ijazah ilustrasi borgol. sxc.hu

Merdeka.com - Polresta Kediri menjemput paksa Kades Tarokan, Supadi yang ditetapkan sebagai tersangka kasus penggunaan gelar akademik palsu. Penjemputan paksa tersebut dilakukan karena tersangka dua kali mangkir dari panggilan. Supadi adalah bakal calon bupati pada Pilkada 2020 ini.

Kasubag Humas Polresta Kediri AKP Kamsudi mengatakan, tersangka dijemput paksa dari rumahnya, Rabu (19/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan, kemudian dilakukan penahanan.

"Polresta Kediri telah melakukan membawa terlapor saudara S (Supadi) untuk diserahkan ke penyidik. Yang bersangkutan diduga melakukan tindak pidana menggunakan gelar akademik palsu. Hasil pemeriksaan dari penyidik, dilakukan gelar perkara dan saat ini statusnya sudah sebagai penahanan Polresta Kediri," kata Kamsudi, Kamis (20/2).

Supadi ditetapkan tersangka terkait penggunaan gelar akademik palsu yakni, penggunaan S.E (Sarjana Ekonomi) di akhir namanya. Dia dilaporkan oleh Bambang warganya setelah Pilkades berakhir. Penyidik Satreskrim Polresta Kediri melayangkan panggilan pertama kepada Supadi pada Januari 2020, tetapi tersangka mangkir dengan alasan proses pergantian pengacara.

Kemudian polisi memanggil tersangka pada awal Februari 2020. Namun tersangka kembali mangkir dengan alasan tengah menjalani ibadah umrah. Akhirnya tersangka dijemput paksa bersamaan panggilan ketiga pada 19 Februari 2020.

Tersangka dijerat pasal 93 junto pasal 28 ayat 7 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar. Pernyataan sebelumnya, Supadi membantah menggunakan gelar akademik. Dia menyebut penggunaan SE di belakang namanya merupakan kepanjangan nama.

Dalam Pilkada Kabupaten Kediri, Supadi didukung dan maju lewat tiga partai politik, yaitu PKB, PAN dan Partai Gerindra. Di PKB, Supadi dideklarasikan dalam agenda pagelaran wayang kulit. Kemudian pada Rakderda PAN Kabupaten Kediri, Supadi dan wakilnya Samsul Hadi didukung menjadi pasangan bakal calon bupati dan wakil Bupati. Sedangkan untuk Partai Gerindra, Supadi mengikuti proses penjaringan bersama sejumlah kandidat.

Menanggapi status Supadi sebagai tersangka, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri Arief Junaedi mengaku tidak akan turut campur, karena hal itu persoalan pribadi. Terlebih Supadi belum ditetapkan sebagai calon oleh Partai Gerindra.

"Dengan kasusnya otomatis kalau dia kena kasus hukum, dia tidak bisa dalam persyaratan SKCK baik di KPU maupun di Partai Gerindra. Karena persyaratannya kami juga menyertakan SKCK," tegasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pemalsuan Dokumen
  3. Ijazah Palsu
  4. Kediri
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini