Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Babi Ditangkap di Kampung Bedahan Depok Disembelih

Babi Ditangkap di Kampung Bedahan Depok Disembelih Heboh Babi Ngepet di Depok, Warga Dipungut Rp2 Ribu jika Ingin Lihat. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Babi yang diduga babi jadi-jadian atau babi ngepet akhirnya dimusnahkan oleh warga. Babi berwarna hitam itu dimusnahkan dengan cara disembelih lehernya.

Keputusan untuk memusnahkan babi tersebut karena warga khawatir babi tersebut menghilang lantaran ukuran badan babi semakin mengecil.

"Pemotongan babi ngepet dikarenakan tubuhnya semakin mengecil. Apabila dia semakin mengecil babi ngepet tersebut akan hilang sehingga diputuskan untuk dipotong," kata Ketua RW 04, Bedahan, Abdul Rosad, Selasa (27/4).

Diprediksi bobot babi tersebut terakhir seberat 15 kilogram. Tinggi babi diperkirakan sekitar 15 sentimeter.

“Berat 15 kilogram, tinggi babi dan lebar 15 sentimeter seperti kucing,” ungkapnya.

Sebelum babi dipotong, warga sempat melakukan pengajian. Setelah disembelih kemudian jasad babi dikmakamkan.

“Sebelumnya dilakukan pengajian dengan memotong dibagian leher. Babi ngepet yang telah dipotong dilakukan pemakaman di pemakaman keluarga milik warga tidak jauh dari lokasi penangkapan,” tukasnya.

Setelah babi disembelih tidak ada kejanggalan apapun.

“Untuk keganjilan tidak ada,” ucapnya.

Penampakan babi yang diduga jadi-jadian atau babi ngepet di kawasan Bedahan, Sawangan menjadi tontonan warga.

Babi berwarna hitam itu diletakkan dalam sebuah kandang buatan. Sejak pagi warga memenuhi rumah seorang warga untuk melihat babi jadi-jadian itu. Babi tersebut ditemukan di kebun warga di Kp. Bedahan RT 02/04 Kelurahan Bedahan Kecamatan Sawangan, Depok dinihari tadi.

Penangkapan itu dilakukan dengan cara warga membuka pakaian mereka. Karena warga sudah kesal kerap kehilangan uang yang diduga dilakukan oleh babi jadi-jadian tersebut.

Ketua RT setempat meminta agar jika ada warga Bedahan yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera menghubunginya. Karena jika tidak ada yang mengaku, babi tersebut akan segera dimatikan.

“Jadi emang bener babi ngepet. Saya harapkan warga Bedahan kalau punya saudara atau tetangga yang merasa kehilangan silahkan hubungi saya, datang ke rumah Ustad Adam. Kita tunggu sampai sore, kalau ngga ada (yang mengaku) kita matikan,” kata Abdul Rosad.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP