Aziz Qahhar: gaji seratus ribu itu penghinaan bagi Imam Desa

Minggu, 25 Maret 2018 10:46 Reporter : Miftahul Khaeriyah
Aziz Qahhar: gaji seratus ribu itu penghinaan bagi Imam Desa Aziz Qahhar. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mengunjungi daerah pelosok di Desa Bineposi Kecamatan Latimojong, Sabtu (24/3). Pasangan dari Calon Gubernur Nurdin Halid itu disambut antusias oleh warga setempat.

Dalam kesempatan ini, Aziz menyerap aspirasi dan keluhan warga. Salah satunya dari Hairul, imam desa setempat yang meminta agar kehidupan imam desa dan guru ngaji diperhatikan.

"Kami ini kerja berjam jam tiap hari namun hanya dihargai Rp100 ribu perbulan, kami bukan memintah upah yang seperti pekerja pada umumnya tapi hanya meminta perhatianya," kata Hairul.

Mendengar keluhan itu Aziz mengatakan bahwa pemberian gaji Rp100 ribu untuk imam desa adalah suatu penghinaan. Menurut Aziz, imam desa adalah pekerjaan yang sangat mulia yang dapat perhatikan terutama dari pemerintah.

"Pemerintah sudah menggaji guru honorer dan pegawai-pegawai lainya, kenapa tidak dengan pekerja seperti imam desa itu. Ini hal serius yang mesti diperhatikan," tegas Aziz.

Salah satu program NH-Aziz untuk keummatan adalah meningkatkan gaji imam desa menjadi Rp1 juta perbulan, begitu juga dengan guru mengaji juga akan disetarakan.

"Kami sudah kaji dan sudah menjadi visi misi kami. Jadi jika ingin menikmati program ini maka mari kita sama-sama menangkan dulu pasangan NH-Aziz," seru Aziz.

Menurut senator tiga periode itu, pemerhati agama harus punya kehidupan layak karna mereka inilah yang mendidik generasi dan memakmurkan masjid setiap hari.

"Kebahagian dan kedamaian itu tidak hanya dinilai dari banyaknya materi yang dimiliki, tetapi juga ketenangan jiwa karena kecerdasan spiritual," kata Aziz. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini