Ayah Aurel Sebut Senior Paskibraka Tangsel Beri Latihan Tambahan ke Capaska

Sabtu, 3 Agustus 2019 19:03 Reporter : Kirom
Ayah Aurel Sebut Senior Paskibraka Tangsel Beri Latihan Tambahan ke Capaska Ayah Almarhumah Aurel. ©2019 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Faried Abdurrahman, Ayahanda Aurellia Qurratuaini(16) pelajar SMA Al Azhar BSD yang merupakan calon Pasukan pengibar bendera pusaka (Capaska) tingkat Kota Tangerang Selatan, menganggap pola pendidikan dan pelatihan Capaska tingkat Kota Tangsel berlebihan.

"Ada hal yang berlebihan, ada beberapa oknum senior Paskibraka Tangsel yang memberikan tambahan-tambahan pekerjaan," ucap dia di rumahnya di Perum Taman Royal 2, Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (3/8).

Lebih detail, Faried menerangkan, penambahan-penambahan latihan oleh senior purna Paskibraka Tangsel ini membebani Capaska dalam menempuh diklat tersebut.

"Adanya push up kepal, mengisi diary, squat jam, yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Ini yang menambah pressure yang memberatkan psikologis mental dari anak-anak yang notabene dia generasi penerus bangsa," ucapnya.

Dengan beban-beban tambahan di luar prosedur diklat, lanjut Faried, Capaska termasuk Aurel terbebani hingga membuat lemah mental dan fisik.

"Hal-hal yang di luar sistem yang dilakukan itulah yang mungkin menyebabkan semakin drop kondisi fisik anak kami, dan kami berharap ke depan ada juga tenaga medis yang sebelum pelaksanaan kegiatan sudah harus dicek dulu secara medis, yang harusnya secara SOP, itu juga dipersiapkan oleh panitia dari Pemkot Tangsel," katanya.

Aurel meninggal dunia secara mendadak di rumahnya. Keluarga menemukan sejumlah bekas luka di tubuh korban. Diduga, korban mengalami kekerasan semasa diklat Capaska. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini