KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Awal mula kakek di Bali kebal setrum dan jadi manusia listrik

Kamis, 14 September 2017 22:04 Reporter : Gede Nadi Jaya
Kakek Wayan Santosa. ©2017 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Namanya I Wayan Santosa. Penampilannya sederhana. Pekerjaannya hanya buruh tani cengkeh sambil beternak ayam aduan. Tapi kekuatan kakek 70 tahun asal desa Unggahan, Kabupaten Buleleng, Bali ini bikin berdecak kagum. Dalam kondisi tangan basah tanpa alas kaki, dia menarik kabel dari meteran listrik PLN. Los setrum itu dipegangnya. Tak ada reaksi apa-apa.

Kemampuan yang dimilikinya hanya digunakan untuk membantu keluarga dan warga. Tidak jarang warga desa meminta bantuannya bila ada korsleting listrik di rumah. Bahkan dalam setiap perhelatan perayaan atau upacara di desa, Kakek Santosa selalu ditempatkan dalam susunan kepanitian di perlengkapan sebagai tenaga khusus pemasang lampu penerang.

"Semua yang saya dapat dan miliki atas kehendaknya. Kalau bukan sengaja diberikan oleh Widhi (Tuhan), tidak mungkin saya bisa. Sudah takdir saya," ungkap Wayan Santosa ditemui di rumahnya, desa Unggahan.

Kakek empat cucu ini menceritakan awal mula kisahnya hingga tubuhnya kebal sengatan setrum listrik. Kekuatan tahan setrum dan mengaliri listrik tidak didapat sejak lahir. Dari pengakuannya, kekuatan itu didapat saat sembahyang di Pura Jaya Prana. Pura itu berada di tengah hutan lindung Bali Barat, wilayah Sumberkima, Buleleng.

Dalam sembahyangnya, dia merenungi perjalanannya merantau selama 10 tahun di Kalimantan. Dia menjadi nakhoda kapal sebelum akhirnya memutuskan pulang kampung ke Bali.

"Saya pulang ke Bali sekitar tahun 82 an. Dalam kepasrahan, saya sembahyang di Pura Jayaprana. Di sanalah saya seperti mendapat wahyu di mana seluruh tubuhnya terasa semutan dan gemetar," ceritanya.

Getaran dalam tubuhnya dirasakan selama hampir sepekan. "Sampai saya dapat wahyu sebuah rahasia yoga untuk menyerapa apa yang saya rasakan itu. Ternyata itulah energi setrum," urainya.

Dia menyadari menjadi manusia listrik ketika tanpa sengaja menyentuh kabel listrik. Dia sempat kaget, namun tidak merasakan apa-apa. Saat itu dia berpikir memang kabel tersebut tidak ada aliran listriknya. Namun setelah dilakukan tes dengan tespen ternyata menyala.

"Akhirnya lama kelamaan saya biasakan diri dan beranikan diri pegang listrik. Sekarang jadi biasa dan bisa rasakan apakah ada aliran listrik atau tidak pada kabel tersebut," ucapnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Manusia Super
  2. Manusia Aneh
  3. Buleleng
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.