Autopsi Ungkap Pembunuhan Sadis Anak Politikus PKS di Cilegon: 19 Luka Akibat Senjata Tajam, Tiga Benda Tumpul

Polisi telah menyelesaikan proses autopsi terhadap MAMH, anak dari politikus PKS Maman Suherman, yang menjadi korban pembunuhan di kediamannya.

Yandhi Deslatama
Oleh Yandhi Deslatama - Reporter
Autopsi Ungkap Pembunuhan Sadis Anak Politikus PKS di Cilegon: 19 Luka Akibat Senjata Tajam, Tiga Benda Tumpul
Lokasi pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon (Foto: Yandhi/Liputan6.com) (© 2026 Liputan6.com)

Kepolisian merampungkan autopsi terhadap anak dari politikus PKS, Maman Suherman, dikenal dengan inisial MAMH. Anak berusia 9 tahun itu ditemukan tewas di rumahnya di Kompleks Bukit Baja Sejahtera III Nomor C5, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon. Hasil autopsi mengungkapkan bahwa terdapat 22 luka di seluruh tubuhnya.

"Ada 22 luka, 3 luka akibat benda tumpul dan 19 luka akibat senjata tajam," kata Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit, Kamis (18/12).

Sampai saat ini, kepolisian telah meminta keterangan dari delapan orang saksi terkait kasus pembunuhan ini. Bahkan, anjing pelacak juga dikerahkan untuk melacak jejak pelaku.

"Jadi, saksi-saksi yang dimintai keterangan terdiri dari keluarga korban dan beberapa saksi lainnya yang berada di luar rumah saat kejadian," ujar dia.

Pada hari kejadian, Selasa (16/12), korban berada di rumah bersama kakaknya yang bernama D, namun mereka terpisah di kamar masing-masing.

Keterangan dari pihak kepolisian menyatakan bahwa sang kakak tidak mendengar suara gaduh apapun, karena mereka berada di ruangan yang berbeda. Rumah yang mewah dan berwarna putih tersebut memiliki dua tingkat, namun tidak ada petugas keamanan yang berjaga. Pembantu rumah tangga juga sedang tidak ada, karena pulang untuk mengurus anaknya. "CCTV ada, tetapi tidak berfungsi saat kejadian. Pembantu sedang pulang ke rumahnya untuk mengurus anak," jelasnya.

Tidak Ada Barang Berharga Hilang

Dugaan sementara menunjukkan bahwa kejadian tersebut merupakan pembunuhan, mengingat tidak ada barang berharga yang dilaporkan hilang. Saat ini, pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik pembunuhan bocah tersebut.

Menurut penjelasan yang diberikan, "Dalam tahap penyelidikan. (Dugaan sementara) sejauh ini dari pihak keluarga korban tidak ada barang yang hilang, murni pembunuhan," jelas dia.

Rekomendasi