Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Aung San Suu Kyi dinilai tak layak terima Nobel Perdamaian

Aung San Suu Kyi dinilai tak layak terima Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi sapa pendukung saat pemilu Myanmar. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Masyarakat Profesional bagi Kemanusiaan Rohingya meminta Komite Hadiah Nobel untuk mencabut penghargaan Nobel Perdamaian yang diberikan kepada tokoh nasional Myanmar Aung San Suu Kyi. Alasannya karena Aung San Suu Kyi mendiamkan kekerasan terhadap etnis Rohingya.

"Aung San Suu Kyi sangat tidak pantas menerima Nobel Perdamaian. Untuk itu, kami mendesak Komite Hadiah Nobel mencabut penghargaan tersebut," kata Andi Sinulingga di depan Gedung Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta, Sabtu (2/9).

Dia mengungkapkan, seharusnya Aung San Suu Kyi berusaha keras menghentikan aksi pengusiran dan kekerasan terhadap etnis Rohingya atas dasar nilai kemanusiaan. Apalagi, Aung San Suu Kyi kini merupakan pemimpin de facto Myanmar meskipun tidak menjabat secara formal dalam struktur pemerintah.

Andi juga meminta pemerintah untuk melakukan langkah-langkah diplomatik yang lebih tegas terhadap Myanmar. Harapannya agar mereka menghentikan tindak kekerasan pada Rohingya.

"Kami mendesak Pemerintah Indonesia untuk menerima pengungsi Rohingya untuk sementara waktu sambil melakukan langkah-langkah diplomatik," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP