AS tega bunuh mahasiswi UNM karena dendam sering diolok-olok
Merdeka.com - AS (18), pembunuh mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM) Nur Halima (20) yang tewas dengan luka tusukan di sekujur tubuhnya di lantai dua ruko tempatnya bekerja dibekuk polisi saat bersembunyi di kediaman neneknya. Kepada polisi, AS mengaku tega membunuh korban lantaran tersinggung sering diolok-olok.
"Pelaku dendam dan mengeksekusi teman kerjanya ketika korban sedang bekerja," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Andi Aris, saat dihubungi, Kamis (10/10).
Setelah dibunuh, jasad korban diperkosa berkali-kali. Setelah itu pelaku melarikan diri ke Kodya Pare-pare.
Sebelumnya, mahasiswi Universitas Negeri Makassar (UNM), Nur Halimah (20) ditemukan tewas bersimbah darah di tempat kerjanya di sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Monumen Emmy Saelan III, Nomor 2, Rappocini, Kota Makassar, Rabu (9/10) petang. Nur Halimah tewas dengan delapan luka tusukan di tubuhnya, bukan enam tusukan seperti yang telah diberitakan sebelumnya.
Nur Halimah (20) adalah mahasiswa Fakultas Sosiologi Pendidikan Ekstensi, asal Malino, kabupaten Gowa. Pertama kali jenazahnya ditemukan oleh pemilik ruko, Mansur sekitar pukul 18.10 Wita. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya