Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Antisipasi Lonjakan Kasus, Satgas Siapkan Lokasi Isolasi Pasien Covid di Tasikmalaya

Antisipasi Lonjakan Kasus, Satgas Siapkan Lokasi Isolasi Pasien Covid di Tasikmalaya Ruang Isolasi Corona. ©2020 Merdeka.com/klikdokter.com

Merdeka.com - Mengantisipasi lonjakan kasus warga yang terpapar virus Corona, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan persiapan. Hal yang disiapkan adalah menyiapkan gedung-gedung milik pemerintah untuk ruang isolasi pasien.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin mengatakan, gedung yang disiapkan untuk ruang isolasi adalah Gedung Pengembangan Kompetensi ASN BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya.

“Gedung ini lokasinya di Kecamatan Ciawi. Kami anggap tempat itu layak untuk dijadikan alternatif tempat isolasi jika kasus Covid-19 terus melonjak. Di sana kan ada asrama berkapasitas 100 kamar," katanya, Senin (18/1).

Ia mengaku, pihaknya sudah melihat kondisi gedung BKPSDM, dan secara umum gedung itu layak digunakan untuk tempat isolasi. Namu saat ini di dalam ruangan belum dilengkapi mebeler dan kalau dibutuhkan akan disiapkan dengan segera.

Nuraedidin mengungkapkan, saat ini di Kabupaten Tasikmalaya terdapat tiga tempat isolasi terpusat. Ketiga tempat itu adalah Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama (RS SMC) dengan kapasitas 34 ruangan, Asrama Haji dan Puskesmas Tinewati, dengan masing-masing kapasitas 23 ruangan dan 15 ruangan.

Ketiga lokasi itu, menurutnya saat ini masih memadai untuk menampung pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

”Jika terjadi lonjakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya sudah menyiapkan delapan puskesmas untuk tempat isolasi pasien Covid-19 dengan total kapasitas 40 ruangan. Kalau masih kurang juga, kita siapkan Gedung BPKSDM yang ada di Ciawi," ungkapnya.

Berdasarkan data sampai Senin (18/1), di Kabupaten Tasikmalaya terdapat 1.538 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah itu 1.306 orang dinyatakan sembuh, 194 masih menjalani isolasi dan perawatan, dan 38 orang meninggal dunia.

“Kasus Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya masih terkendali sehingga tidak dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Namun kita mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan tetap melakukan protokol kesehatan karena pandemi belum usai. Bisa saja ada penularan," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP