Antisipasi lahar dingin Gunung Agung, tanggul Sungai Unda diperbaiki
Merdeka.com - Perbaikan dan pelebaran tanggul Sungai Unda di Kabupaten Klungkung terus dikebut, untuk mengantisipasi terulangnya bencana akibat terjangan lahar dingin saat Gunung Agung meletus tahun 1963.
Pemerintahan Kabupaten Klungkung melalui Balai Wilayah Sungai Bali Penida khususnya Bidang Sumber Daya Air memperbaiki tanggul di sepanjang aliran sungai terbesar di Bali Timur tersebut.
"Pembuatan tanggul atas dasar intruksi langsung Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, terkait tanggap darurat bencana gunung Agung. Sudah dikerjakan pengerukan terlebih dahulu sejak empat hari lalu," ujar Petugas Balai Wilayah Sungai Bali Penida I Made Kertiyasa, Selasa (3/10).
Pembentukan tanggul sendiri ditinggikan lagi hingga 3 meter. Rencananya tanggul akan dibuat sepanjang 350 meter di sisi barat Sungai Unda, untuk menahan terjangan lahar dingin jika gunung Agung erupsi.
"Semoga tanggul ini dapat menahan terjangan lahar dingin agar tidak meluber ke sisi barat sungai, karena wilayah itu banyak permukimannya. Kita berkaca dari letusan 1963 silam, lahar dingin sampai meluber ke barat hingga menghancurkan banyak permukiman warga," Jelas Kertiyasa.
Dipastikan pengerjaan tanggul dan normalisasi alur Sungai Unda terkait tanggap darurat bencana gunung Agung sepenuhnya menggunakan material yang ada di sungai tersebut.
"Kita tidak datangkan material karena tidak ada anggarannya, kami hanya gunakan anggaran untuk BBM alat berat. Kami punya alat berat dan operator, dan itu yang kami maksimalkan. Semoga tanggul ini nanti bisa bermanfaat," demikian Made Kertiyasa. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya