Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Antasari sebut dijebloskan dulu ke penjara, baru polisi cari bukti

Antasari sebut dijebloskan dulu ke penjara, baru polisi cari bukti Antasari Azhar. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar siang ini melaporkan adanya perbuatan persangkaan palsu yang dituduhkan kepada dirinya dalam kasus pembunuhan terhadap Nasruddin Zulkarnaen.

"Apa yang saya laporkan, adanya persangkaan palsu dalam kasus saya, sehingga membuat saya terhukum," kata Antasari di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (14/2).

"Itu melanggar pasal 318 KUHP Janti 417 KUHP, itu adalah masalah perbuatan penguasa, pejabat yang ditunjuk dalam hal ini, yang menghilangkan baju korban," sambung Antasari.

Kata dia pada pasal 417 KUHP tidak menyebutkan adanya baju korban Nasruddin. Baju yang merupakan barang bukti tersebut dihilangkan dan dihapus dalam perkara tersebut.

"Nah itu saya laporkan juga hari ini. Tentunya nanti penyidik, saya persilahkan, mau butuh saksi siapa, kami siapkan, dan bagaimana konstruksi hukumnya, silakan mereka. Tapi yang penting saya minta mereka tidak seperti laporan saya soal SMS di Polda itu minta segera dan segara ditindaklanjuti," terang Antasari.

Dia menilai, pembuat rekayasa yang mengorbankan dirinya bertanggungjawab secara hukum. Bukti SMS tersebut kata dia ada setelah dirinya ditahan pihak kepolisian.

"Pertanyaan saya untuk wartawan, tolong dijawab, waktu tanggal 4 mei 2009 saya ditahan tahu kan? Pada saat itu, alat bukti saya apa? SMS? Sudah tahu kapan SMS itu dibikin? Dugaanya setelah saya ditahan. Artinya tahan dulu, baru diberikan alat bukti. Untuk itulah saya laporkan, minta Bareskrim Mabes Polri, melakukan elaborasi ini semua," jelasnya.

Akibat kasus ini pun dia mengalami berbagai kerugian. Tak hanya kerugian material tetapi juga imaterial.

"Saya ini korban, karir hilang, terus sebagai jaksa hilang, dan pendapatan sebagai pegawai negeri hilang. Belum lagi keluarga, kerugian materiil," ungkap Antasari.

"Tapi semua itu dalam rangka pemulihan nama baik, saya minta aparat kepolisian serius menangani ini. Dan siapa pun terlibat saya minta pertanggungjawaban," tutupnya.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP