Aniaya istri, WN Mesir tuduh perempuan Indonesia kerap selingkuh
Merdeka.com - Khaled Mustafa Hasan (33), ditahan setelah menganiaya istrinya Novawaty (48) di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dilakukan warga negara Mesir itu dipicu pengaruh isu bahwa orang Indonesia cenderung selingkuh.
"Kita cek urine tidak mengandung narkoba, tes urine normal, hanya saja dia (Mustafa) diberitahu teman-temannya, orang Indonesia katanya kecenderungan suka selingkuh, dia dihantui terus pikirannya," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, di Jakarta, Jumat (31/8).
Karena dihantui pikiran itu, kata Indra, akhirnya pelaku ini selalu mencurigai istrinya. Padahal selama ini istrinya tidak terbukti selingkuh, bahkan setelah ponsel istrinya dibuka pun tidak ada mengarah ke perselingkuhan.
"Jadi dia (pelaku) nuduh-nuduh saja istrinya selingkuh," ujarnya.
Saat ditanya, lanjut Indra, apakah pelaku datang ke Indonesia secara resmi atau ilegal, ia menjawab, setelah dicek yang bersangkutan datang ke Indonesia secara resmi. "Tetapi kalau pidana dia enggak ada alasan tetap ikut ini. Tetap ngikut hukum kita, dia melanggar di sini. Apalagi dianiaya korban orang sini," pungkasnya.
Sebelumnya, Warga Negara Mesir bernama Khaled Mustafa Hasan (33), harus berurusan dengan pihak Kepolisian. Dia diduga melakukan kekerasan pada istrinya Novawaty di hunian mereka di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Stevanus Tamuntuan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (27/8), sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya menghuni salah satu unit di Tower Nusa Indah lantai 11 BB.
"Berdasarkan laporan LP/1582/VIII/2018/PMJ/ RJS, tanggal 28 Agustus 2018, kita amankan pelaku yang merupakan WNA Mesir atas KDRT. Di mana pelaku tidak memiliki pekerjaan," kata Stevanus kepada merdeka.com, Kamis (30/8).
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya