Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggaran naik mencapai Rp 41 triliun, ini penjelasan Mensos

Anggaran naik mencapai Rp 41 triliun, ini penjelasan Mensos Khofifah. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) tahun depan naik signifikan menjadi Rp 41,3 triliun dibanding dengan tahun ini sebesar Rp 17,3 triliun. Anggaran itu sudah tertuang dalam draf APBN tahun 2018.

"Tambahan terbesar ada di PSM (pekerja sosial masyarakat) Rp 21,8 triliun. Karena salah satunya adalah konversi dari subsidi rastra (beras sejahtera) ke bansos (bantuan sosial)," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Hotel Amarosa, Kota Bekasi, Selasa (24/10).

Bantuan sosial tersebut, kata dia, dalam bentuk beras sejahtera, bantuan pangan non tunai (BPNT). Penerima bantuan itu meningkatkan signifikan dari 1,28 juta menjadi 10 juta. Adapun, BPNT itu ada yang berbasis e-warong, rumah pangan kita (RPK), dan berbasis agen bank.

"Hari ini kita rapat soal e-warong. Jadi kalau di situ tak ada keagenan atau RPK maka ruang itu akan diisi dengan e-warung," ujarnya.

Harapannya adalah layanan bantuan pangan non tunai bisa diperluas, seperti yang ditargetkan dalam rencana kerja pemerintah dari 1,28 juta, kemudian naik menjadi 10 juta.

"Berarti masih ada 5,6 juta akan terima dalam bentuk bansos rastra," tutupnya. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP