Anak gajah kembali lahir di Bali, beratnya 96 kilogram
Merdeka.com - Mengawali tahun 2017, seekor anak gajah terlahir di lembaga konservasi PT Kasianan, Elephant Camp di Desa Carangsari, Kabupaten Badung Bali, Minggu (22/1) malam lalu. Gajah kecil ini lahir dengan berat 96 kilogram dari induk perkawinan gajah asal Sumatera.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, I Ketut Catur Marbawa menjelaskan, saat ini kondisi anak gajah dan induknya dalam keadaan baik dan sehat. Dalam proses kelahiran juga berjalan lancar.
"Untuk pemberian nama pada bayi gajah kecil ini itu urusan domain kementerian, namun yang jelas ini sebuah keberhasilan karena bertambahnya gajah di Bali," ucap Catur di Kantor BKSD Denpasar, Selasa (24/1).
Selain itu, menurut Catur, sebenarnya di Bali sudah ada tiga kelahiran anak gajah di Bali. Pada tahun 2016 itu dua anak gajah telah lahir dan di tahun ini bertambah lagi satu.

"Dengan terlahirnya anak gajah yang ketiga ini untuk menambah populasi gajah di negeri ini, karena selama ini banyak yang terekspos di media nasional maupun internasional konflik-konflik gajah yang terjadi di Sumatera. Dan di Bali dengan adanya lembaga konservasi ini bisa dimanfaatkan untuk pengembangan di luar habitatnya." imbuhnya.
Kata dia, untuk di Bali ada sekitar 90-an gajah dan itu semua gajah asal dari Sumatera dan semuanya ada di lembaga konservasi Carang Sari Kabupaten Badung, serta di atraksi Taro dan kebun binatang di berbagai tempat. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya