Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Amien Rais absen pemeriksaan polisi, Hasto sebut warga negara harus taat hukum

Amien Rais absen pemeriksaan polisi, Hasto sebut warga negara harus taat hukum PDIP luncurkan Atribut Milenial. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais tak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, untuk memberikan keterangan sebagai saksi atas tersangka Ratna Sarumpaet. Melihat hal tersebut, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto menyayangkan sikap Amien.

Sekretaris Jenderal PDIP itu mengatakan, sejatinya Amien penuhi panggilan pertama penyidik guna memberi contoh baik sebagai tokoh politik. Meski dalam aturan KUHAP yang berlaku panggilan ulang terhadap saksi bisa dilakukan.

"Setiap warga negara seharusnya mentaati pada prosedur hukum. Namanya pemimpin harus memberikan keteladaan untuk mentaati seluruh mekanisme hukum," ujar Hasto di posko pemenangan Jokowi-Maruf, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (5/10).

Sebelumnya, polisi tengah menelusuri kebohongan yang dilakukan oleh aktivis Ratna Sarumpaet. Dalam kasus ini, Ratna telah ditetapkan sebagai tersangka.

Rencananya, polisi pada Jumat (5/10), akan memeriksa Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.

"Ya (Amien Rais diperiksa)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono kepada merdeka.com, Kamis (4/10) malam.

Namun, Jumat sore pukul 17.00 WIB, mantan Ketua Umum PAN itu tak kunjung datang, tanpa ada keterangan. Argo mengatakan pihaknya akan kembali melakukan panggilan ulang terhadap Amien.

Sementara itu pnggilan terhadap Amien dikritisi oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Ia meminta kepolisian tidak berlebihan dalam menangani kasus kebohongan aktivis Ratna Sarumpaet. Apalagi sampai memanggil Amien Rais untuk mendalami kasus tersebut.

"Polisi jangan berlebihan di dalam menanggapi ini. Belum apa-apa sudah saya denger beritanya mau memanggil Amien Rais mau apa? Mau mempermalukan Amien Rais," kata Fadli.

Menurutnya, Amien Rais adalah tokoh bangsa. Sehingga, tidak layak untuk diperlakukan seperti itu.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP