Festival musik bertajuk 'Semarang Jelajah Musik' atau 'Semarjamu' yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang (Pemkot) Semarang di Stadion Tri Lomba Juang, Sabtu (6/6) lalu, diwarnai tindak kriminal. Satu set alat musik milik bintang tamu band AbsurdNation raib dicolong di transit tenda artis VIP atau di belakang panggung konser.Kejadian ini membuat sejumlah personel AbsurdNation naik pitam. Masing-masing alat yang hilang adalah Sennheiser Wireless EW 135 dinamic Germany Autentic plus adaptor and Receiver plus Hardcase hitam 1 set, Sennheiser E 845 dinamic cable mic, Shure Beta 58A dinamic cable mic, dan Hermes trumpet Vietnam 1 set plus hardcase hitam full stiker.Selain itu, simbal Stagg crash 17 inc, simbal Paiste Splash 8 inc, simbal Mini Chinese Orion 8 inc, 3 simbal custom, Stand snare Yamaha Stage Custom, Pedal drum Yamaha, Kursi drum Yamaha, Sonor Picollo Custom Set Snare 12 inc, stick wire brush regal tip, dan Paiste original gigs bag. Jika dinominalkan, peralatan musik itu diperkirakan nilainya mencapai Rp 25 juta.Ironisnya, panitia acara dalam konser tersebut tidak bisa berbuat apa-apa atas kejadian ini. Upaya pencarian dan pelacakan tak membuahkan hasil, akhirnya grup band AbsurdNation melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Selasa (9/6) malam."Kami naik panggung sekitar pukul 20.30 WIB. Sekitar satu jam berikutnya, kami turun panggung menuju transit tenda artis VIP, lokasinya di belakang panggung. Satu set alat musik tersebut kami taruh di transit," ungkap Reza Mahardika kepada wartawan di Mapolrestabes Semarang Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang, Jawa Tengah Selasa (9/6) malam.Reza mengaku tidak menduga sebelumnya sebab di lokasi transit VIP tersebut rata-rata sudah saling mengenal karena sesama musisi. "Saat itu, kami keluar ruangan tenda transit untuk mengurus administrasi dengan panitia. Sementara satu set alat tersebut kami tinggalkan di transit," tuturnya.Tim band AbsurdNation mengaku telah berusaha melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Termasuk menanyakan kepada sejumlah panitia di lokasi kejadian."Panitianya Pemkot Semarang. Mereka kooperatif sih, membantu melakukan pencarian. Tapi tidak bisa berbuat apa-apa, tidak diganti dan angkat tangan," katanya.Vokalis AbsurdNation, Nanda Goeltom menambahkan, suasana kepanitiaan konser malam itu memang terkesan semrawut. "Makan untuk bintang tamu aja enggak ada," ujar Nanda.Nanda bersama teman-temannya akhirnya memutuskan untuk meninggalkan alat-alat musik miliknya di transit VIP artis, untuk mengurusi administrasi band temannya yang mereka ajak."Kebetulan, sebelumnya saya diminta mencarikan band pengisi oleh panitia. Saya hubungkan band dari Yogyakarta itu untuk mengisi di acara tersebut. Jadi, saya ndak enak to kalau mereka jauh-jauh dari Yogyakarta, di acara tersebut sama sekali tidak diperhatikan," katanya.Nanda mengaku, awalnya tidak khawatir alat tersebut ditinggalkan. Sebab, tidak ada orang umum ataupun penonton di transit VIP tersebut. Terakhir, posisi alat-alat itu di backstage VIP artis Semarjamu. Semua mic, adaptor dan receiver berstiker @nandagoeltom dan @absurdnation."Saya masih berpikir positif, saat mengetahui alat-alat tersebut kami ketahui tidak ada di tempat. Saya mengira diamankan oleh tukang sound sistem atau panitia. Namun ternyata setelah saya telusuri tidak ada yang mengaku membawa alat tersebut," ujarnya.Mereka berharap kasus pencurian yang meresahkan tersebut diusut oleh tim Reserse Kriminal Polrestabes Semarang dan alat-alat musik tersebut bisa kembali lagi.
Alat musik band AbsurdNation hilang saat ditinggal usai manggung
Tim band AbsurdNation mengaku telah berusaha melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Advertisement
Rekomendasi