Alasan TNI AD Buat Patung Soekarno di Kompleks Akademi Militer Magelang

Jumat, 7 Februari 2020 19:29 Reporter : Merdeka
Alasan TNI AD Buat Patung Soekarno di Kompleks Akademi Militer Magelang Megawati Resmikan Patung Bung Karno. ©2020 Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

Merdeka.com - Patung Presiden Pertama RI Soekarno resmi berdiri di Akademi Magelang. Megawati Soekarnoputri, putri Soekarno, meresmikan langsung patung tersebut.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, menjelaskan alasan mendirikan patung proklamator bangsa tersebut.

"Kita ingin memberikan penghargaan secara proporsional, semua yang berafiliasi dengan militer academy (akademi militer). Presiden Soekarno yang punya afiliasi langsung dengan akademi militer, sudah saatnya mendapatkan penghargaan yang proporsional. Itulah kita wujudkan dalam bentuk patung," kata Andika di Akademi Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/2).

Keberadaan patung tersebut diharapkan membuat para perwira muda TNI AD tahu sejarah bangsa.

"Sehingga, generasi muda, perwira-perwira TNI Angkatan Darat mereka tahu bagaimana cerita sebenarnya dan di tengah kesulitan saat itu, tetapi dengan kemauan keras melahirkan satu sekolah militer dalam level akademi, yang dimiliki oleh negara-negara maju, merupakan suatu pikiran keras yang harus dijadikan contoh bagi mereka semua," ungkap Andika.

1 dari 1 halaman

Di tempat yang sama, Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menjelaskan awal mula patung tersebut bisa berdiri.

"Untuk kita ketahui bersama dengan keberadaan patung Ir Soekarno, Presiden kesatu di dalam kesatrian akademi militer ini, sebagai simbol, untuk menghormati dan mengabadikan perjalanan perjuangan bersejarah sang proklamator sekaligus tokoh founding father bangsa Indonesia," kata Dudung.

Diharapkan, sosok Soekarno bisa sebagai panutan dan teladan taruna-taruni sebagai calon pimpinan TNI AD dan TNI masa depan. Sehingga para taruna taruni akan tahu bahwa tokoh nasional betul-betul berjuang dan bertekad mempersiapkan penerus bangsa yang akan datang.

Diapun menceritakan proses teknis pembuatan patung yang berawal dari kunjungan Irjen TNI, Letjen Muhammad Herindra. Kepada Herindra, Dudung menyampaikan bahwa ada sebuah tiang di hall utama yang merupakan peletakan pertama oleh Soekarno ketika akademi itu dibuka.

Hal itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Staf Angkatan Darat, yang memerintahkan Dudung segera membuatkan patung Bung Karno.

"Direspon bapak KSAD, Mas Dudung buatkan, tapi harus persis betul," imbuhnya.

Akhirnya patung itu mulai dikerjakan. Setelah selesai dan sebelum diresmikan, terlebih dahulu mendapat persetujuan dari sang kepala staf.

"Bapak KSAD acc. Pembuat patungnya Pak Dunadi, jadi memang sudah profesional Pak Dunadi ini. Berawalnya demikian sehingga pada saat itu patung ini bisa kami buat," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [lia]

Baca juga:
Canda dan Kenang Megawati Saat Meresmikan Patung Soekarno di Akmil Magelang
Didampingi Puan dan Prabowo, Megawati Resmikan Patung Bung Karno di Akmil Magelang
Ketua DPR Harap Generasi Muda Teladani Perjuangan Ibu Fatmawati
Kisah Pertemuan Soekarno dan Fatmawati di Bengkulu
Jokowi Minta Warga Bengkulu Jaga Monumen Pahlawan Fatmawati Soekarno
Kunjungi Bengkulu, Jokowi Resmikan Monumen Pahlawan Fatmawati

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini