Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Alasan salat, Wakil Wali Kota Mojokerto ngacir usai diperiksa KPK

Alasan salat, Wakil Wali Kota Mojokerto ngacir usai diperiksa KPK Wakil Walikota Mojokerto Suyitno. ©2017 merdeka.com/budi

Merdeka.com - Wakil Wali Kota Mojokerto Suyitno dan sejumlah pejabat Pemkot diperiksa KPK mulai pukul 10.00 WIB. Namun saat jeda waktu istirahat dan salat, Suyitno enggan salat di Masjid Polresta. Dia memilih keluar dari Mapolresta dan menghindari wartawan, Selasa (11/7).

Setelah menjalani pemerikaaan di aula lantai dua Polres Mojokerto Kota sekitar 2 jam, menjelang pukul 11.00 WIB, tim penyidik KPK memberikan jeda istirahat. Semua tim penyidik KPK langsung melaksanakan salat di Masjid Mapolresta, termasuk beberapa pejabat Pemkot yang menjalani pemeriksaan.

Namun Wakil Wali Kota Mojokerto, enggan salat di Masjid kompleks Mapolresta. Keluar dari ruang pemeriksaan, langsung menuju mobil dinasnya nopol S 445 SP, yang diparkir di halaman parkir depan Mapolresta.

"Salat salat,", katanya dan menolak diwawancarai wartawan.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Novi Raharjo, mengaku dicecar sejumlah pertanyaan terkait program pembangunan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Dia juga menyerahkan berkas penganggaran proyek pembangunan politeknik mulai tahun 2015 hingga tahun 2017.

"Ditanya terkait pembangunan politeknik mulai tahun 2015. Tapi kalau tahun 2015-2016 saya tidak tahu karena baru menjabat (Kepala Dinas Pendidikan) tahun 2017 ini. Saya juga diminta menyerahkan semua berkas penganggaran PENS mulai tahun 2015-2017. Ini akan saya ambil dan kita serahkan ke tim penyidik," ujar Novi setelah keluar ruang pemeriksaan.

Seperti diketahui rencana pembangunan PENS sudah direncanakan dan dialokasikan anggaran sejak tahun 2015, namun tidak biaa dilaksanakan karena terkendala regulasi. Tahun 2016 anggaran yang dialokasikan juga tidak bisa diserahkan. Hingga tahun 2017, Pemkot mengalokasikan anggaran Rp 13 miliar dana hibah untuk pembangunan PENS.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT tiga pimpinan DPRD dan Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto. Ketiganya menjadi tersangka kasus suap dalam proses pengalihan anggaran pembangunan PENS karena terkendala aturan. Dalam penggerebekan itu, KPK mengamankan barang bukti uang tunai Rp 470 juta dari tangan tersangka.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Datangi Mesjid, Dua Kapolsek di Pekanbaru Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024
Datangi Mesjid, Dua Kapolsek di Pekanbaru Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024

Kapolsek Limapuluh Kompol Bagus Harry Priyambodo, mengambil inisiatif dengan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi di Masjid Jamiatuzzahidin, Selasa (9/1) malam

Baca Selengkapnya
Ini Sosok Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar: Langganan Keluar Masuk Tahanan
Ini Sosok Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar: Langganan Keluar Masuk Tahanan

Pengeroyokan terhadap seorang anggota polisi, merupakan kasus ketiga yang menjeratnya.

Baca Selengkapnya
Bupati Sidoarjo Gus Mudhlor, Kembali Mangkir Tanpa Alasan dari Pemeriksaan KPK Hari Ini
Bupati Sidoarjo Gus Mudhlor, Kembali Mangkir Tanpa Alasan dari Pemeriksaan KPK Hari Ini

Mudhlor tak bisa penuhi panggilan KPK tanpa keterangan yang jelas

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
KPK Ancang-Ancang Lawan Praperadilan Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor
KPK Ancang-Ancang Lawan Praperadilan Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor

Gus Mudhlor ditetapkan KPK sebagai tersangka seteah diduga terlibat melakukan pemotongan dana insentif ASN.

Baca Selengkapnya
KPK Pastikan Jemput Paksa Bupati Sidoarjo Muhdlor Ali Jika Mangkir Lagi Pemeriksaan
KPK Pastikan Jemput Paksa Bupati Sidoarjo Muhdlor Ali Jika Mangkir Lagi Pemeriksaan

Proses praperadilan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang mulai berjalan di pengadilan tidak akan menghentikan proses penyidikan.

Baca Selengkapnya
KPK Telusuri Potongan Dana Insentif ASN untuk Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali
KPK Telusuri Potongan Dana Insentif ASN untuk Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali

Ahmad Muhdlor Ali menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Baca Selengkapnya
Warga Kampung Bayam Diduga Ditangkap Paksa Polisi, Ini Penjelasan Jakpro
Warga Kampung Bayam Diduga Ditangkap Paksa Polisi, Ini Penjelasan Jakpro

Warga Kampung Bayam Diduga Ditangkap Paksa Polisi, Ini Penjelasan Jakpro

Baca Selengkapnya
Penjahat Tak Berkutik Usai 'Didor', Tiba di Kantor Polisi Malah Disuapi Makan Anggota jadi Sorotan
Penjahat Tak Berkutik Usai 'Didor', Tiba di Kantor Polisi Malah Disuapi Makan Anggota jadi Sorotan

Begini jadinya seorang penjahat kasus kejahatan serius disuapi polisi usai ditembak kakinya.

Baca Selengkapnya
Polisi Kantongi Pelaku Penusukan Imam Musala saat Wudu Salat Subuh di Kedoya Jakbar
Polisi Kantongi Pelaku Penusukan Imam Musala saat Wudu Salat Subuh di Kedoya Jakbar

Diketahui korban sehari-hari berprofesi sebagai pedagang

Baca Selengkapnya