Akui Salah, Pengemudi BMW Bawa Pistol Karena Tak Berani Berkelahi

Sabtu, 15 Juni 2019 16:15 Reporter : Ahda Bayhaqi
Akui Salah, Pengemudi BMW Bawa Pistol Karena Tak Berani Berkelahi Pelaku penodong senjata api di Jalan Alaydrus. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Andy Wibowo (53), pelaku penodongan pistol di Jalan Alaydrus, Gambir, Jakarta Pusat, mengaku salah dan meminta maaf kepada publik. Terutama kepada korban Oman Rahman yang ia ketuk kaca mobil Panther-nya dengan pistol.

"Saya minta maaf dan mengakui kesalahan saya. Meminta maaf kepada seluruh khalayak masyarakat dan kepada (korban) pengemudi Panther," ujarnya saat rilis pers di Mapolres Jakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (15/6).

Di hadapan sorotan kamera, Andy hanya tertunduk dan bicara pelan. Dia berjanji, tidak bakal mengulangi perbuatannya lagi.

"Saya berjanji tidak akan melakukan lagi," ujar Andy.

©2019 Merdeka.com/ahda baihaqy

Sementara itu, dia bungkam ditanya kenapa berani menodongkan pistol tersebut di jalan. Kepada awak media, Andy mengatakan tidak berani berkelahi.

"Enggak," ucapnya dengan suara pelan.

Senjata yang dibawa Andy berjenis Walther kaliber 32. Dia memilikinya sudah lima tahun. Katanya untuk bela diri.

Polisi masih mendalami asal usul pembelian pistol tersebut di Pengawasan Senjata Api dan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya. Andy mengaku pistol tersebut adalah hibahan.

"Hibah," kata Andy singkat. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Senjata Api
  2. BMW
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini