Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok duga besarnya api di Pasar Senen karena banyak tumpukan barang

Ahok duga besarnya api di Pasar Senen karena banyak tumpukan barang Kebakaran Pasar Senen. ©AFP PHOTO/Bay Ismoyo

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama langsung menghubungi Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin dan Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol Paul Tehusijarana saat mengetahui Blok 1 dan 2 Pasar Senen, Jakarta Pusat terbakar. Tujuannya bukan untuk memerintah, melainkan hanya memberikan masukan.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini menyadari selama masa kampanye dirinya tidak bisa mencampuri urusan Pemprov DKI beserta dengan jajarannya termasuk BUMD DKI. Dia hanya mengharapkan, satu pedagang sebaik tidak dapat menyewa banyak kios di pasar yang peruntukannya hanya menjadi gudang.

"Jadi konsep pasar memang saya sudah sampaikan tidak boleh orang menumpuk toko itu untuk gudang karena konsep pasar itu sebenernya untuk dagang. Jadi barang-barang tidak boleh tumpuk terlalu banyak," katanya di Hotel Santika, Jalan Hayamwuruk, Jakarta Barat, Kamis (19/1).

Dia mengungkapkan, banyaknya barang yang tersimpan di dalam pasar akhirnya membuat pemadaman api saat kebakaran semakin sulit. Terlebih, blok 1 dan 2 Pasar Senen menjadi tempat pedagang tekstil dan pakaian.

"Sekarang kita setengah mati madamkannya. itu yang kita kuatir nyamber ke blok 3, blok barunya Pasar Jaya," tegasnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengharapkan, pemerintah daerah harus sigap mencarikan tempat berjualan sementara bagi para pedagang. Selain itu, bank harus menyiapkan modul agar mereka bisa mendapatkan bantuan modal dengan bunga seminimal mungkin.

"Yang paling dibutuhkan sekarang sediakan tempat penampungan sementara. Makanya saya bilang loe kontak bank, karena dia harus pinjemim dengan bunga yang semurah mungkin supaya usaha tetep jalan," tutupnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP