Ada Hari Pantangan, Jenazah KGPAA Mangkunegara IX Baru Dimakamkan Besok
Merdeka.com - Sampeyan Ingkang Jumeneng (SIJ) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunagoro IX atau sering disebut Mangkunagoro IX meninggal dunia di Jakarta, Jumat (13/8). Meski sudah dibawa ke Solo sejak Jumat sore, namun jenazah Raja Mangkunegaran itu belum juga dimakamkan.
Plt Pengageng Kabupaten Mandrapura Pura Mangkunegaran, Supriyanto Waluyo menjelaskan, ada ketentuan dalam adat Mataram dan Jawa yang tidak bisa dilanggar. Menurutnya, ada satu hari yang menjadi pantangan dalam budaya Jawa.
"Dalam adat Mataram dan tidak boleh ada pemakaman pada hari Sabtu. Itu pantangan," ujar Supriyanto, Jumat (14/8).
Menurut Supriyanto, pantangan tersebut merupakan tradisi lama yang tidak boleh dilanggar. Tak hanya pemakaman, tradisi melakukan ziarah pun juga tidak boleh dilakukan pada hari Sabtu.
"Ini memang sudah tradisi, ziarah juga tidak boleh dilakukan pada hari Sabtu," tandasnya.
Lebih lanjut Supriyanto menyampaikan, prosesi pemakaman raja akan dilakukan dengan adat Jawa maupun Mataram. Salah satunya tradisi brobosan (berjalan menunduk dibawah peti jenazah) oleh istri, anak hingga cucu almarhum sebelum jenazah diberangkatkan.
"Prosesinya nanti lengkap sesuai dengan adat Mataram dan Jawa. Sebenarnya hampir sama dengan masyarakat biasa. Nsnti ada brobosan di depan pendapa diikuti keluarga, putra dan putri maupun cucu," terangnya.
Supriyanto menambahkan, menurut rencana jenazah KGPAA Mangkunegara IX akan diberangkatkan dari Pura Mangkunegaran pada Minggu (15/8) pukul 10.00 WIB. Iring-iringan keluarga dan kerabat akan menuju Astana Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya