Acara pemecahan rekor MURI pempek terbanyak di Palembang ricuh

Rabu, 8 Agustus 2018 21:46 Reporter : Irwanto
Acara pemecahan rekor MURI pempek terbanyak di Palembang ricuh Pempek pecahkan rekor Muri. ©2018 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Pemecahan rekor MURI dalam hal penyajian pempek terbanyak di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, sempat terjadi kericuhan, Rabu (8/8). Hal ini disebabkan ribuan warga berebut pempek meski acara belum dimulai.

Berkali-kali diperingatkan panitia, warga tetap ngotot mengambil pempek yang disiapkan di dalam tenda kecil. Aksi dorong antar warga pun tak terhindarkan.

Kesal dengan ulah warga karena enggan mengantri, panitia melemparkan sebagian pempek ke arah warga. Akibatnya, banyak pempek berserakan di tempat acara dan tak bisa lagi dimakan.

Acara ini digelar Badan Standardisasi Nasional (BSN) dengan menghadirkan jumlah pempek ber-SNI terbanyak. Jumlahnya sama dengan tanggal pelaksanaan pembukaan Asian Games 2018, yakni 18.818 butir. Turut hadir Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Deputi Bidang Informasi BSN, Zakiah.

Pj Walikota Palembang Akhmad Najib mengungkapkan, penyelenggaraan rekor MURI ini bertujuan untuk memotivasi pengusaha pempek untuk menyediakan pempek ber-SNI dan berkualitas. Hal ini diharapkan mampu menarik wisatawan datang ke Palembang untuk menikmati wisata kulinernya.

"Pengusaha harus tingkatkan kualitas pempeknya, yang bisa berdaya saing," ungkap Najib.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan, pempek telah menjadi trending topik nasional karena menjadi makanan khas Palembang yang disukai banyak orang. Pemecahan rekor penyajian pempek terbanyak tersebut juga jadi trending topik.

"Paket pempek tujuh ton perhari dikirim dari Palembang itu luar biasa. Saya minta pempek jadi top lima kuliner Indonesia setelah rendang, soto, nasi goreng, gado-gado, dan tempe," kata Arif. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini