9.600 Jiwa Terdampak Banjir di Banjarmasin

Minggu, 17 Januari 2021 13:37 Reporter : Merdeka
9.600 Jiwa Terdampak Banjir di Banjarmasin Banjir Banjarmasin. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) menyebut setidaknya 9.600 jiwa terdampak banjir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Angka itu sekitar tiga ribu kartu keluarga (KK).

"Data yang kami terima adalah 9.600 jiwa yang terdampak di Banjarmasin. Kemudian kurang lebih sekitar tiga ribu KK," kata Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas, Bambang Suryo Aji di Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Jakarta Utara, Minggu (17/1).

Suryo menuturkan, hingga kini belum ada laporan kehilangan anggota keluarga. Kendati begitu, dia mengaku tim masih fokus menjalankan evakuasi karena curah hujan di Banjarmasin masih tinggi.

"Sampai saat ini belum ada. Sifatnya yang di banjir Kalsel itu evakuasi korban dan dilaksanakan pengungsian. Saya berpendapat mungkin perlu dievaluasi dulu karena curah hujan masih tinggi. Khawatirnya surut, hujan datang lagi dengan intensitas yang tinggi, air akan naik lagi," katanya.

Suryo juga menyebut bahwa pihaknya telah memberangkatkan helikopter untuk melakukan pencarian korban di lokasi banjir. Sekaligus melakukan pemantauan melalui udara.

"Tadi pagi kami memberangkatkan heli untuk melaksanakan searching di wilayah terdampak di Banjarmasin. Tadi jam 10.29 WIB sudah mendarat di Banjarmasin, akan digunakan untuk melaksanakan searching dan pemantauan dari udara daerah mana saja yang terdampak," katanya.

Seperti diketahui, banjir cukup besar melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan. Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Herliansyah mengatakan bahwa banjir kali ini disebabkan intensitas hujan yang tak kunjung reda ditambah air laut pasang.

Herliansyah melaporkan bahwa banjir semakin tinggi. Banyak warga yang rumahnya terkepung banjir langsung mengungsi di sejumlah posko.

"Sebab hujan tidak juga reda, ditambah air laut pasang, banjir di pemukiman warga makin tinggi. Banyak sudah warga yang mengungsi, karena rumahnya terendam banjir, makin tinggi hari ini daripada kemarin," kata Herliansyah. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini