893 Penumpang di Bandara Ngurah Rai Disuntik Vaksin Covid-19 Selama PPKM Darurat
Merdeka.com - Sebanyak 893 calon penumpang yang mengikuti vaksinasi Covid-19 di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, sejak awal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Taufan Yudhistira menyampaikan, ke-893 calon penumpang itu menjalani vaksinasi sejak 5 hingga 11 Juli 2021.
"Yang ikut vaksinasi di bandara sampai kemarin ada 893 orang. Berangkat dari Bali, penumpang semua," kata Taufan, saat dihubungi, Senin (12/7).
Dia menyampaikan, setiap hari rata-rata 127 penumpang menjalani vaksinasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dia memprediki 2.000 penumpang akan mendapat suntikan vaksin hingga 20 Juli 2021, akhir PPKM Darurat.
"Kalau dirata-ratakan 127 per hari sampai tanggal 20, cuma perkiraan 2.000 (ikut vaksinasi) di bandara. Itu rata-rata kalau pakai perkiraannya," imbuh Taufan.
Dia menyatakan, vaksinasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai memakai vaksin AstraZeneca dan Sinovac. Pihaknya menyiapkan 150 dosis vaksin setiap hari untuk penumpang yang akan keluar Bali.
Vaksinasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai khusus untuk calon penumpang, dengan syarat membawa KTP dan tiket pesawat. Calon penumpang diharapkan datang untuk vaksinasi H-1 sebelum keberangkatan.
Taufan juga mengungkapkan, terjadi penurunan penumpang cukup drastis selama PPKM Darurat. Di Bulan Juni 2021, rata-rata penumpang per hari mencapai 15 ribu, sedangkan pada Juli 2021 atau saat pelaksanaan PPKM Darurat, penumpang hanya sekitar 2.400 penumpang per hari. "Cuma 2.400 take-off landing. Kalau (Juni) sekitar 15 ribu per hari," jelas Taufan.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya