500 Personel gabungan amankan pemungutan suara ulang Pilkada Sampang

Selasa, 16 Oktober 2018 22:00 Reporter : Moch. Andriansyah
500 Personel gabungan amankan pemungutan suara ulang Pilkada Sampang Polri-TNI lakukan apel persiapan di KPU. ©2018 Merdeka.com/Ronald

Merdeka.com - Terkait sengketa Pilkada Sampang, Madura pada 27 Juli 2018 yang diindikasi terjadi kecurangan, Mahkamah Konstitusi (MK) pada 5 September lalu telah memutuskan agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Sesui jadwal, PSU akan digelar tanggal 27 Oktober mendatang.

Dan untuk mengantisipasi kerawanan, TNI-Polri akan mengerahkan 500 personelnya, dengan rincian 450 orang dari Polda Jawa Timur, dan 50 personel dari TNI.

"Saya berharap kepada seluruh personel agar mempererat silaturahmi dan komunikasi dengan tokoh-tokoh di wilayah Kabupaten Sampang," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan saat memimpin Apel Sinergitas TNI-Polri dan Pemkab Sampang di Makodim 0828, Selasa (16/10).

Di gelaran apel dalam rangka pengamanan PSU Pilkada Sampang Tahun 2018 dan Pengamanan Pemilu 2019 ini, Luki yang didampingi Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Arif Rachman, juga menekankan agar masing-masing personel meningkatkan kewaspadaan.

"Tingkatkan motivasi masing-masing personel untuk mewujudkan pelaksanaan PSU Pilkada yang aman dan kondusif di wilayah Sampang," pesan alumnus Akpol Tahun 1987 ini kepada peserta apel yang terdiri dari personel Polres, Kodim 0828, Dishub, Satpol PP dan Linmas Kabupaten Sampang.

Sementara dalam rangka memperkuat hubungan TNI-Polri, Kapolda berharap sinergitas yang terjalin baik bisa menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. "Serta Pilkada ulang di wilayah Sampang ini dapat berjalan lancar, aman dan kondusif," tandasnya.

Seperti diketahui, hasil perolehan suara di Pilkada Sampang 27 Juli lalu, berbuah sengketa di MK. Saat itu, pasangan Selamet Junaidi-Abdullah Hidayat memperoleh 38,41 persen suara, kemudian Hermanto-Suparto 37,75 persen suara, dan Hisan-Abdullah Mansyur memperoleh 23,84 persen suara.

Sayang, Pilkada Sampang yang dimenangkan Selamet Junaidi-Abdullah Hidayat dengan selisih suara tipis atas rivalnya itu, terpaksa diulang karena pada 5 September lalu, MK memutuskan untuk dilakukan PSU, khusus Pilkada Sampang. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini