5 Orang jadi tersangka pengedar pil PCC, satu apoteker

Kamis, 14 September 2017 18:23 Reporter : Nur Habibie
Korban pil PCC. ©istimewa

Merdeka.com - Polisi menjadikan lima orang sebagai tersangka pengedar pil PCC di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Sampai saat ini sebanyak 47 orang menjadi korban dan satu meninggal dunia.

Tim gabungan dibentuk terdiri dari BNNP Sultra, Ditintelkam, Ditnarkoba dan Reserse Kendari untuk ungkap pelaku dan jaringan. "Telah dilakukan penangkapan beberapa," kata Kabagpenum Mabes Polri Brigjen Rikwanto, Kamis (14/9).

Para tersangka yakni, Risna (27), wiraswata, Frety Ananda (33), swasta, Sara Tasia, (39), swasta, Waode Yuniati Kasmia Arief (34), apoteker dan Amalia, (19), asisten apoteker. Para tersangka ditangkap di tempat terpisah dan waktu berbeda.

"Tersangka berprofesi sebagai apoteker dan asisten apoteker ditangkap di TKP apotek Qiqa Jalan Sawo, Kota Kendari dengan barang bukti obat jenis tramadol sebanyak 1. 112 butir," jelasnya.

720 Butir barang bukti dibuang di belakang rumah. 923 Butir juga dibuang ke belakang rumah, lalu 988 butir di dalam lemari baju plastik. Ditemukan juga uang Rp 735.000, plastik klip sebanyak 2.800/pcs, 8 buah toples putih, bekas tempat obat warna putih.

"Total keseluruhan obat pil tersebut 2.631 butir," tandasnya.

Berikut rincian para korban:

1. Ilham, 21 tahun

2. Fauzan, 17 tahun

3. Fajar Ruddin, 15 tahun

4. Amin Hakni, 21 tahun

5. Hari Nusantara, 16 tahun

6. Muhammad Yudistira, 15 tahun

7. Sandra Saputra Aboja, 24 tahun

8. Riswan, 22 tahun

9. Al Ikhlas, 22 tahun

10. Edi Riyanto

11. Iksan Amal, 19 tahun

12. Muhammad Aqram, 17 tahun

13. Dieki yusman, 17 tahun

14. Sani, 42 tahun

15. Mika

16. Yanti, 23 tahun

17. Heni Yanti

18. Ika

19. Reza, 17 tahun

20. Pandi, 19 tahun

21. Andri, 17 tahun

22. Nesta, 17 tahun

23. Fikri, 19 tahun

24. Alsram, 22 tahun

25. Sandi, 20 tahun

26. Muhammad Ashari Nur, 17 tahun

27. Ariya Riski, 16 tahun

28. Andi Wahyu Kurniawan, 16 tahun

29. Ciko, 19 tahun

30 Rian, 15 tahun

- Di RSUD Kota Kendari korban yang dirawat sebanyak 3 orang:

1. Rahmat Qubais, 18 tahun

2 Galang, 17 tahun

3. Samsinar Nona, 20 tahun

- Di RS Bhayangkara 4 orang pasien:

1. Rendi, kelahiran 19 Desember 2003, pelajar SMP (meninggal dunia)

2. Muh. Zainal, 10 Januari 2003, pelajar SMP (rawat inap)

3. Ade Fajri, 5 Maret 2000, pelajar SMK

4. Rahmat Mudon

- Di RS. Ismoyo Kendari korban yang dirawat tiga orang:

1. Chandra, 34 tahun

2. Indah

3. Wahyu Ramadhan, 18 tahun. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Narkoba
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.