5 Fakta kerusuhan napi di Lapas Palopo

Minggu, 15 Desember 2013 07:05 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
5 Fakta kerusuhan napi di Lapas Palopo Lapas Cibinong. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kericuhan dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Palopo, Sulawesi Selatan menambah rentetan catatan buruk sistem keamanan Lapas di tanah air. Banyaknya kasus kerusuhan yang dilakukan para penghuni lapas menjadi tolak ukur kurangnya kesigapan Pemerintah dalam meminimalisir pemberontakan para pelaku kejahatan tersebut.

Kericuhan di lapas seolah menjadi trend di lingkungan lapas. Masalah internal keamanan Lapas belum selesai ada lagi kasus kaburnya napi sampai yang paling mencenangkan yakni adanya pabrik pembuatan narkoba di dalam Lapas.

Meski Kementerian Hukum dan HAM melakukan tindakan radikal seperti inspeksi mendadak, nyatanya hal itu tidak memberikan kontribusi efektif dalam menanggulangi persoalan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah.

Terakhir kericuhan terjadi di Lapas Palopo, Sulawesi Selatan. Para napi bertindak anarkis melakukan penyerangan kepada pihak lapas. Berawal dari melempar batu di areal pelantaran aula saat sidak hingga membakar sejumlah kantor di area lapas.

Berikut lima fakta kerusuhan di lembaga pemasyarakatan:

1 dari 4 halaman

Dendam napi terhadap kalapas

ilustrasi penjara. sxc.hu

Kerusuhan di Lapas LP Palopo Sulawesi Selatan didalangi seorang narapidana kasus pencurian. Rifki alias Herman diduga tidak senang dengan perlakuan kalapas yang menempatkannya ke dalam sel khusus tahanan.

Merasa kesal dengan perlakuan itu, pelaku langsung menyerang kalapas saat tengah melakukan pengecekan bersama stafnya karena ada ruangan yang sedang bersihkan. Serangan sporadis yang dilakukannya membuat Kalapas menjadi korban.

2 dari 4 halaman

Otak rusuh kerap melecehkan napi wanita

Ilustrasi penjara. ©shutterstock.com

Rifki alias Herman narapidana yang diduga menjadi otak kerusuhan di Lapas Palopo diduga kuat dendam lantaran pihak Lapas memindahkannya ke dalam ruang sel khusus tahanan. Pemindahan ini sendiri lantaran perilaku kesehariannya yang suka mengganggu narapidana wanita di Lapas tersebut.

Tindakan Herman yang suka mengganggu penghuni Lapas wanita membuat dirinya mendapat pembinaan khusus dari pihak Lapas. Petugas mendapat laporan perihal kelakuan narapidana kasus pencurian ini yang sering menjahili narapidana wanita.

"Minggu ini RAH kena tindakan pembinaan di sel khusus karena sering mengganggu napi wanita, mungkin itu pemicu dendam pribadinya sehingga memukul Kalapas," kata Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Handoyo Sudrajat kepada wartawan usai menghadiri peluncuran buku Wamenkumham di Gramedia Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12).

3 dari 4 halaman

Kalapas dipukul saat sidak

Ilustrasi penjara. ©©2012 Shutterstock/rook76

Saat Kejadian kericuhan Lapas di Palopo, petugas sedang melakukan kontrol ke beberapa ruangan yang sedang direnovasi. Agar tidak mengganggu proses renovasi maka sejumlah tahanan dikeluarkan dari dalam sel. Pada saat itulah tiba-tiba petugas Lapas mendapat serangan dari salah satu penghuni napi tersebut.

Kejadian berawal ketika Kalapas sedang melakukan kontrol. Di dekat sel isolasi, tiba-tiba salah satu narapidana residivis meloncat pagar pembatas sel dan langsung memukul leher bagian kanan hingga Kalapas pingsan. Kemudian narapidana tersebut memprovokasi narapidana lainnya untuk bertindak anarkis dengan melakukan pembakaran di gedung-gedung kantor," ujar Amir Syamsudin kepada wartawan, di Mal Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12).

Saat diberitakan kalapas mendapatkan luka tusuk karan serangan keroyokan yang dilakukan para narapidana tersebut. Serangan yang membabi buta membuat petugas kalah jumlah.

Petugas keamanan berusaha menyelamatkan diri termasuk kepala lembaga pemasyarakatan(Kalapas) Tri Pamudi. Namun, kalapas mendapat serangan pertama membuatnya terkena luka tusuk. Beruntung dirinya mampu menyelamatkan diri sehingga tidak mengalami luka yang cukup serius.

4 dari 4 halaman

Pelaku kerusuhan residivis narkoba

Ilustrasi penjara. ©shutterstock.com

Kerusuhan Lapas Palopo, Sulawesi Selatan, akibat perbuatan salah satu penghuni sel. Rifki alias Herman residivis narkoba merupakan otak pelaku dari kerusuhan tersebut. Napi yang sering tersangkut masalah narkoba ini membuat rusuh dengan menyerang petugas Lapas saat hendak melakukan pemeriksaan terkait ruangan yang sedang di renovasi.

"Identitas diketahui, inisialnya RAH, terakhir dia narkoba," ujar Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Handoyo Sudrajat kepada wartawan usai menghadiri peluncuran buku Wamenkumham di Gramedia Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12).

Baca juga:
Gara-gara masalah sepele ini, napi di Lapas terlibat bentrok
Pembuat ricuh di Lapas Palopo simpan dendam pribadi pada kalapas
Kronologi ricuh Lapas Palopo versi Menteri Amir
Lapas Palopo kondusif, 9 sandera sudah dibebaskan
Otak rusuh di LP Palopo sering lecehkan napi wanita 

[tyo]
Topik berita Terkait:
  1. Bentrokan Lapas
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini