Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Balita jadi korban ledakan di gereja Samarinda

4 Balita jadi korban ledakan di gereja Samarinda Ilustrasi ledakan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Ledakan di Gereja Oikemene, Samarinda menelan korban 4 orang balita (bayi di bawah lima tahun). Sementara, empat orang pelaku beserta dua sepeda motornya berhasil diamankan pihak kepolisian.

Karopenmas Humas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan para pelaku saat ini tengah dibawa ke markas komando Polresta. Sedangkan, 4 balita korban ledakan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Muis, Samarinda.

"Pada Minggu terjadi pelemparan diduga bom low explosive sekira pukul 10.10 WITA di gereja Oikumene," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Minggu (13/11).

Saat ini, lanjutnya, kepolisian telah memasang garis polisi di TKP dan rumah tersangka. Mencatat dan memeriksa saksi-saksi. Mengamankan sisa barang bukti bersama Brimob. Verifikasi terhadap korban.

"Terakhir memeriksa tersangka," tutupnya.

Sebelumnya, saat itu, jemaat gereja sedang melaksanakan ibadah. Ledakan terdengar nyaring hingga radius tidak kurang 2 kilometer.

"Nyaring sekali. Ini semua kita terkejut dengar suara ledakan itu," kata Ronny (39), warga Sengkotek, kepada merdeka.com.

Pascaledakan, jemaat yang sebelumnya sedang ibadah langsung panik dan berlarian keluar gereja. Mereka terkejut setelah tahu sumber ledakan berada di halaman parkir gereja.

"Benar mas, semua berlarian keluar gereja," ujar Ronny.

Pasca ledakan, sejumlah orang yang sempat berada di halaman parkir gereja, mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP