3 Senjata Baru TNI AD, Canggih dan Modern

Senin, 1 April 2019 05:30 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
3 Senjata Baru TNI AD, Canggih dan Modern Tank TNI salah satu terbaik di dunia. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - TNI Angkatan Darat punya senjata baru lebih canggih. Tujuan penambahan senjata canggih ini untuk memperkuat pertahanan wilayah Indonesia. Tiga senjata berjenis meriam dan roket.

Ada tiga senjata TNI AD baru, yaitu Meriam Caesar 155, roket Astros II, dan Meriam GS M109. Seperti apa kecanggihan tiga senjata baru milik TNI AD ini? Berikut ulasannya:

1 dari 3 halaman

Meriam Caesar 155

Meriam CAESAR (CAmion Equipé d'un Système d'ARtillerie) diproduksi oleh Nexter System di Perancis. Meriam ini memiliki senjata 155 mm / 52-Perancis, dan dipasang pada sasis truk 6X6. Dibutuhkan 3 sampai 5 orang untuk mengoperasikan senjata ini.

Meriam Caesar 155 memiliki jarak tembak sekitar 42 km menggunakan Extended Range, Full Bore (ERFB) shell, dan lebih dari 50 km menggunakan roket berbantuan roket. Sistem ini terintegrasi dengan sistem yang sepenuhnya terkomputerisasi dan kontrol otomatis.

2 dari 3 halaman

Roket ASTROS

ASTROS (Artilery Saturation Rocket System) termasuk roket multipel yang diproduksi perusahaan Avibras di Brasil. Roket ASTROS desain modular dan memiliki roket dengan kaliber mulai dari 127 mm hingga 300 mm. Senjata ini diletakkan pada Tectran VBT-2028 6 × 6 untuk meningkatkan mobilitas.

Roket ASTROS juga meningkatkan kemampuannya dengan membuat senjata terbaru, Astros 2020 (Mk6). Jarak tembakannya mencapai 300 kilometer. Astros 2020 juga akan dilengkapi dengan roket GPS 180 mm yang disebut SS-AV-40 dengan jangkauan 40 km, dan roket SS-150 yang baru dikembangkan dengan jangkauan maksimum 150 km.

3 dari 3 halaman

Meriam GS M109

TNI AD juga membeli meriam GS M109 dari Belgia. Senjata ini berjenis Self Tracked Propelled Howitzer. Pasukan bisa lebih leluasa menentukan tata letak pengaturan ruang M109. Mesinnya ada di sebelah kanan, dan ruang pengemudi di sebelah kiri. Pengemudi dilengkapi dengan 3 unit periskop, untuk membantu memantau kondisi malam hari.

GS M109 dipersenjatai Browing M2HB kaliber 12,7 mm sampai peluncur granat. Dari aspek fire power, M109 mengadopsi jenis L/39 Howitzer M185 kaliber 155 mm. Jarak tembak konvensionalnya mencapai 18 km. Kalau menggunakan RAP (Rocket Assisted Projectile), jarak tembak proyektilnya mencapai 30 km. [has]

Baca juga:
Menengok Roket MLRS Astros TNI AD, Sekali Tembak Wilayah 1 Hektar Hancur
Mengungkap Cerita Pembelian SU-35 untuk TNI AU, Sampai Indonesia Ditekan AS
Deretan Jet Tempur TNI Buat Usir Pesawat Asing di Langit Indonesia
Kisah Indonesia Kirim Jet Tempur & Kapal Selam Bantu Pakistan Perangi India
Jenderal TNI Ungkap Kehebatan Sukhoi, 4 Pesawat Bisa Hancurkan Jakarta
Kemhan Pesan Kapal Cepat Rudal 5 & 6 Dengan Senjata Lengkap ke PT PAL

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini