Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Terduga pembakar Polres Dharmasraya sempat lawan polisi pakai panah

2 Terduga pembakar Polres Dharmasraya sempat lawan polisi pakai panah terduga pelaku pembakaran polres dharmasraya. ©2017 istimewa

Merdeka.com - Dua terduga kuat pelaku pembakaran Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, sempat menyerang petugas menggunakan panah. Dua orang yang belum diketahui identitasnya tersebut melawan saat ditangkap.

"Petugas melihat dua orang membawa busur dan panah sambil melarikan diri. Kemudian dikejar petugas. Ternyata dia melawan dan memanah petugas. Melakukan penyerangan kepada petugas," ungkap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto saat dihubungi merdeka.com, Minggu (12/11).

Kedua pria tersebut tepergok di lokasi kebakaran Mapolres Dharmasraya. Keduanya melarikan diri dan dikejar petugas.

Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan. Namun bukannya menyerah, keduanya membalas dengan melakukan penyerangan ke petugas.

"Kemudian ditembak peringatan tidak mau, akhirnya dilumpuhkan. Ternyata keduanya meninggal dunia," terang Setyo.

Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi adalah kertas berisi tulisan tangan ajakan untuk berjihad. Dalam surat tersebut tertulis nama Abu Azzam Al Arkhobiliy, tertanggal 21 Safar 1439 H atau Hari Jumat (10/11).

Satu busur panah, dua sangkur, satu pisau, delapan anak panah dan satu sarung tangan.

Polisi masih mendalami informasi kedua terduga pelaku tersebut. Termasuk memastikan apakah keduanya masuk dalam jaringan teroris atau bukan.

"Kita belum bisa memastikan karena identitas belum ada. Hanya ada tulisan-tulisan tangan yang intinya mengajak berjihad," pungkas Setyo.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP