2 Jenazah korban ledakan gudang mercon kembali teridentifikasi
Merdeka.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri kembali merilis hasil identifikasi jenazah korban ledakan dan kebakaran gudang kembang api PT Panca Buana Cahaya, Kosambi, Tangerang, Banten. Terdapat dua jenazah baru yang berhasil teridentifikasi setelah melalui uji sampel dari laporan 51 pihak keluarga.
Dua jenazah itu menambah daftar korban yang terindentifikasi menjadi 35 orang. Sedangkan 10 jasad belum terindentifikasi. Saat kejadian pihak RS Polri menerima 45 kantong jenazah utuh. Dan 3 kantong berisi serpihan tubuh.
"Kita melakukan pemeriksaan, keluarga korban dihubungi sulit akhirnya kita datangi alamatnya, yang lapor tidak meninggalkan nomor HP. Ternyata pas didatangi keduanya masih hidup," kata Kabid Dokpol Pusdokkes Polri Kombes Pramujoko di Posko Antemortem RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (3/11).
Pramujoko mengakui makin menemui kesulitan dalam mengidentifikasi jenazah para korban lantaran kekurangan data DNA keluarga. Salah satunya mengenai dugaan jenazah Subarna Ega, tersangka kasus ledakan gudang itu meski pihak keluarga telah memberikan sampel DNA ke posko antermortem.
"Sampel udah diambil tapi belum ketemu," kata Pramujoko.
Berikut dua jenazah baru teridentifikasi:
1. Dianah, alamat Tangerang, Banten, melalui DNA dan medis.
2. Naya Sunarya, alamat Bandung, Jawa Barat, melalui DNA, gigi dan medis.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya