Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Buruh bangunan di Boyolali tewas tertimpa tembok sekolah

2 Buruh bangunan di Boyolali tewas tertimpa tembok sekolah Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kecelakaan kerja hingga mengakibatkan nyawa melayang terjadi di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (12/1) siang. Dua orang buruh bangunan tewas tertimpa tembok SD Negeri 1 Boyolali, yang sebenarnya akan mereka robohkan dan dibangun tembok baru.

Informasi dihimpun menyebutkan, kedua korban tewas bernama Eko Sulistyo, warga Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota dan Teguh, asal Desa Manggis, Mojosongo, Boyolali. Saat kejadian, keduanya bersama sejumlah pekerja lainnya tengah berusaha merobohkan tembok gedung, sebelum diganti dengan tembok yang baru.

Untuk merobohkan bangunan tembok sisi timur setinggi 3 meter dan lebar 5 meter tersebut, mereka bermaksud menggunakan cara yang mudah dan cepat. Yaitu dengan melubangi tembok hingga setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah, hingga membentuk bongkahan. Setelah itu, mereka akan menarik tembok dengan menggunakan mobil pikap agar mudah roboh.

Namun nahas nasib mereka, sebelum rencana itu diwujudkan, tembok lebih dulu roboh. Eko dan Teguh yang berada di bawahnya tak sempat melarikan diri hingga tertimpa bongkahan. Eko langsung tewas di lokasi kejadian, sementara Teguh mengalami luka parah di kepala, kaki dan tangan kanan. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa Teguh tak tertolong.

Dihubungi wartawan, Kapolsek Boyolali Kota, AKP Setyo Budiyono, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya saat ini masih memeriksa sejumlah saksi, guna mencari penyebab tragedi tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tadi. Sejumlah saksi kami mintai keterangan dan tentu ada beberapa barang bukti yang diamankan," tutup Kapolsek. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP