10 Warga Banten Dikabarkan Ikut Gabung ISIS di Suriah
Merdeka.com - Diketahui ada 689 Warga Negara Indonesia (WNI) bergabung dengan ISIS di Suriah. Dari jumlah tersebut, ada 10 orang asal Banten. Hal tersebut diungkapkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten Amas Tadjuddin.
Amas mengungkapkan data tersebut diketahui dari titik berdasarkan informasi intelejen dan informasi lain yang dapat dipercaya di perbatasan Timur Tengah dan Turki.
"Diketahui dari titik keberangkatan itu dipastikan warga Banten ada 8 sampai 10 orang. Ada juga informasinya ketika di sana ada yang meninggal karena insiden gerakan ISIS," katanya saat dihubungi, Kamis (13/02).
Amas mengatakan, WNI eks ISIS tersebut tidak dapat dipublikasi nama dan alamatnya. Warga Banten ini dimaknai orang yang pernah singgah di Banten dan melakukan penyebaran paham radikal terorisme.
"Bisa saja berdomisili di Banten tapi bukan ber-KTP Banten, terutama di kontrakan tertentu. Yang ketiga ber-KTP Banten diketahui dari keberangkatan tahun sebelumnya. Kalau yang spesifikasi wilayah ada di Rangkasbitung, Pandeglang dan Tangerang Selatan," ujarnya.
Amas menjelaskan, bahwa ISIS bisa berkembang karena gerakannya memanipulasi agama. Sehingga, gerakan itu seolah dimaknai untuk kepentingan agama. Dan juga ada iming-iming pekerjaan dengan gaji puluhan juta perbulan.
"Kami mengimbau kepada komponen bangsa kalau ada ciri-ciri seperti itu diwaspadai dan jangan diikuti," ujarnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya