Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

1 Keluarga korban kecelakaan di Makassar dimakamkan berdampingan

1 Keluarga korban kecelakaan di Makassar dimakamkan berdampingan Ilustrasi Mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyalurkan bantuan ke keluarga almarhum Agus, (36). Agus bersama sang istri, Nurmi (36) dan dua anaknya, F (9), A (7) merupakan korban meninggal dalam kecelakaan maut di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, poros Pangkep-Maros menuju Makassar, Minggu (8/1).

"Mereka adalah warga kami, warga Kota Makassar. Tadi Pak Camat Biringkanaya yang mengantar bantuan dana sedikit ke pihak keluarga saat pemakaman satu keluarga itu. Untuk membantu biaya pemakaman dan malam-malam takziahnya," kata Mohammad Ramdhan Pomanto, Senin (9/1).

Almarhum Agus adalah seorang sekuriti di salah perusahaan di Makassar, warga Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Minggu kemarin bersama Nurmi bersepeda motor menjemput dua anaknya yang berlibur di rumah nenek di Kabupaten Pangkep.

Saat perjalanan pulang ke Makassar, sepeda motor yang dikendarai para korban menyeruduk truk tronton yang terparkir di pinggir jalan di Desa Salenrang. Satu keluarga ini tewas di tempat dengan luka cukup parah.

Siang tadi sekira pukul 14.00 wita, jenazah Agus berikut jenazah istri dan anak-anaknya dimakamkan di pemakaman yang tidak jauh dari rumahnya di Sudiang, Makassar. Keempatnya dimakamkan berjejer.

Kata Wali Kota Makassar, pihaknya turut prihatin dan berduka cita atas kejadian yang menimpa keluarga Agus. Untuk dua putra putri korban, Mohammad Ramdhan Pomanto telah menginstruksikan ke Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Makassar agar memberikan perhatian.

"Kita akan perhatian dua anak korban ini melalui BP3A untuk memonitoring perkembangannya, mengatasi kesulitannya termasuk kesulitan biaya pendidikannya. Hanya saja pihak keluarga korban juga jangan lepas tanggung jawab," tutur Ramdhan Pomanto.

Ditambahkan, dengan adanya kejadian tragis ini, bisa jadi pelajaran agar semua pihak menegakkan aturan berlalu lintas.

"Jangan berboncengan sampai empat orang di atas satu motor. Apalagi jika di antaranya ada anak-anak," pungkas Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny ini. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP