Tips melakukan start yang benar dalam olahraga lari menengah
Merdeka.com - Semua orang di dunia ini pasti pernah melakukan olahraga. Salah satu olahraga yang paling sering kita lakukan adalah berlari. Lari juga menjadi salah satu olahraga yang dilombakan di beberapa olimpiade seperti ketika Marathon. Agar tidak cedera, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Salah satu hal yang penting dalam melakukan lari yang benar adalah dengan start atau awalan yang benar. Lalu, apa saja yang harus dilakukan agar tidak mengalami cedera saat melakukan lari? Yuk kita lihat bersama.
Start yang digunakan dalam lari jarak menengah adalah start berdiri. Cara melakukan start berdiri ada beberapa tahapan, yaitu:
- Berdiri di garis start dengan kaki kiri di depan dan lutut sedikit ditekuk. Kaki kanan otomatis ada di belakang dengan tumit diangkat. Jarak yang baik antara kedua kaki adalah tidak terlalu jauh.
- Badan sedikit condong ke depan dengan kepala, leher dan punggung membentuk sebuah garis.
- Kedua tangan dalam posisi yang normal.
- Berat badan diarahkan ke kaki belakang dan pandangan harus tetap ke depan.
Selain posisi start, ada beberapa hal yang harus diperhatikan juga saat melakukan lari jarak menengah, yaitu:
- Badan tegak dan pandangan diarahkan ke lintasan.
- Ayunan lengan harus lebih rileks dan dipaskan dengan irama langkah kaki.
- Irama langkah harus konstan atau tetap, dari start sampai garis finish.
- Tumpuan kaki dimulai dari tumit supaya bisa berputar.
- Seluruh tubuh dalam kondisi rileks supaya nggak terjadi kram.
Nah, sekarang kamu sudah tahu tentang cara start yang benar dan apa saja yang perlu diperhatikan supaya kakimu nggak kram mendadak waktu berlari. (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya