Banyak yang bilang, kalau mau diet kamu harus mengurangi makan nasi. Bahkan beberapa orang memutuskan nggak makan nasi sama sekali agar bisa turun berat badan dengan lebih cepat. Faktanya, terlalu banyak makan nasi memang bisa bikin badan gemuk dan perut jadi buncit. Hal ini disebabkan karena nasi mengandung 90% karbohidrat, 8% protein, serta 2% lemak. Namun benar nggak sih anggapan yang bilang kalau nasi itu selamanya buruk untuk tubuh?Ternyata nggak juga, loh! Karena selain kandungan di atas, nasi juga mengandung niasin, thiamin, asam folat, zat besi, selenium, mangan, fosfor dan magnesium. Selain itu, masih ada manfaat nasi untuk tubuhmu, di antaranya:
- Kandungan zat pati yang resisten di dalam nasi sangat menguntungkan untuk bakteri baik yang ada dalam usus. Sehingga bisa memudahkan untuk proses buang air besar.
- Beras punya sifat diuretik. Itulah sebabnya makan nasi sangat baik untuk kesehatan saluran kemihmu.
- Beras mengandung minyak sehat di dalamnya, dan minyak ini baik untuk menyehatkan serta menguatkan jantungmu.
- Beras yang akan menjadi nasi mengandung riboflavin, thiamine, besi, serat, kalsium, vitamin D dan niasin. Nutrisi ini penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhmu.
- Nasi terutama nasi merah mengandung serat yang cukup banyak. So, selain baik untuk kesehatan pencernaan, nasi merah juga bisa mencegah kanker.
- Nasi nggak mengandung kolesterol atau sodium, sehingga kamu yang punya masalah dengan tekanan darah tetap dapat mengonsumsinya.
Nah, itulah beberapa fakta yang membuktikan kalau nasi nggak selamanya buruk buat manusia. Jadi kamu nggak perlu terlalu takut makan nasi. Dengan porsi yang tepat dan kombinasi makanan yang baik, kamu akan tetap sehat.