Fruktosa atau gula buah dapat menyerang kesehatan otak, benarkah?

Baru-baru ini sekelompok peneliti mengeluarkan pernyataan bahwa fruktosa nggak baik untuk tubuh, kok bisa?

Dewi Ratna
Oleh Dewi Ratna - Reporter
Fruktosa atau gula buah dapat menyerang kesehatan otak, benarkah?
Buah. www.boldsky.com

Sejak kecil kamu pasti sering mendengar bahwa makan buah itu sangat penting. Fakta ini memang benar, karena banyak sekali kandungan gizi di dalamnya. Namun baru-baru ini sekelompok peneliti mengeluarkan pernyataan bahwa fruktosa atau gula alami dalam buah sebenarnya nggak baik untuk tubuh. Kok bisa?Sebuah penelitian terbaru dari UCLA pun menemukan fakta mengejutkan bahwa ternyata gen di dalam otak bisa dirusak oleh fruktosa. Para peneliti menyatakan kalau fruktosa mampu mempengaruhi kemampuan otakmu untuk mengingat dan bahkan bisa menyebabkan penyakit Alzheimer, diabetes, hingga penyakit jantung.Dalam penelitian ini, para peneliti menggunakan tikus sebagai bahan percobaan. Para tikus dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama meminum air putih, kelompok kedua meminum fruktosa, dan kelompok ketiga meminum fruktosa dan DHA, sejenis asam lemak omega 3. Kemudian para tikus dilatih untuk melarikan diri dari labirin dalam pengujian yang dilakukan selama 6 minggu.Hasilnya? Tikus yang meminum fruktosa mengambil waktu lebih lama dibandingkan dengan tikus yang minum air putih serta campuran fruktosa dan DHA. Hal ini menyebabkan para peneliti mengambil kesimpulan bahwa fruktosa memperlambat kemampuan tikus untuk berpikir. Gen dalam otak tikus berubah yang kemudian bisa berkaitan dengan munculnya Parkinson, depresi, dan penyakit otak lainnya.Terus, apakah itu berarti kita sebaiknya nggak makan buah? Tentu saja bukan begitu. Buah tetap mengandung fitokimia, serat, vitamin dan mineral yang berfungsi untuk mencegah penyakit kronis. Serat alami juga dapat memperlambat metabolism fruktosa dalam buah. Untuk itu, agar serat bisa tetap mengimbangi fruktosa, sebaiknya makan buah secara langsung saja, dibandingkan dengan membuat jus. Hindari juga pemakaian gula atau susu kental manis yang semakin meningkatkan kandungan gula dalam jus buah. Stay healthy!

Rekomendasi