Mengenal globe dan fungsinya untuk hidup manusia
Merdeka.com - Dulu, orang percaya bahwa bumi itu datar, sehingga bila seseorang berlayar hingga ke ujungnya, akan terjatuh ke angkasa yang tak berbatas. Namun pengetahuan manusia terus berkembang, hingga akhirnya kita tahu bahwa bumi itu bulat seperti sebuah bola. Tempat kamu berpijak saat ini seolah-olah kamu tinggal pada satu titik pada bola tersebut. Kamu nggak akan bisa melihat saudaramu yang bertempat tinggal di bagian lain dari bola itu.
Namun meskipun kita nggak bisa melihat Bumi secara utuh kecuali sedang berada jauh di angkasa sana, ada satelit yang siap membantu. Dari satelit yang sudah diorbitkan di titik tertentu di angkasa, para ahli mendapatkan foto bumi. Foto-foto Bumi ini kemudian diolah dan dibuat replika versi kecilnya, yang disebut globe. Globe berasal dari bahasa Latin, globees yang artinya bulatan atau bola. Rata-rata globe berukuran cukup kecil, sehingga mudah digunakan dan dipindahkan untuk keperluan pembelajaran. Namun globe terbesar di dunia berukuran 36.5 m dan terdapat di Miami, Amerika Serikat.
Globe dapat digunakan manusia untuk:
- menentukan/merencanakan perjalanan jauh melalui udara dan laut,
- mengikuti kejadian yang berkaitan dengan gempa bumi dan arus samudera dengan lebih mudah
- melihat hubungan lautan-lautan, kontinen-kontinen, daerah-daerah Kutub
- memahami konsep yang mendasar tentang perbedaan waktu, iklim, musim, dan pembagian zona waktu
Nah, itulah beberapa fakta penting yang harus kamu tahu tentang globe, dan manfaatnya untuk manusia. Sebuah globe memiliki tingkat detail yang berbeda-beda, tergantung tujuan dibuatnya globe itu. Globe yang sangat kecil mungkin nggak memuat nama kota-kota kecil. Sebaliknya, globe yang cukup besar akan memuat gambaran bumi dengan lebih detail pula. (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya