Mau sukses menulis cerpen? Ini langkah-langkahnya!
Merdeka.com - Menulis cerpen adalah salah satu cara yang pas untuk menyalurkan apa yang sedang kamu pikirkan – apa yang jadi keresahan dan juga kebahagiaanmu. Cerpen akan semakin berwarna kalau kamu berani mengeksplorasi semua yang kamu rasakan, termasuk rasa cinta, rindu, benci, sedih, hancur, harap, dan masih banyak lagi.
Di Indonesia ada banyak penulis cerpen yang luar biasa, sebut saja Seno Gumira Ajidarma, Pipiet Senja, Helvy Tiana Rosa, Asma Nadia, dan masih banyak lagi. Kali ini, yuk kita coba untuk memahami proses kreatif di balik pembuatan cerpen. Siapa tahu, setelah membaca artikel ini kamulah yang akan segera menjadi penulis kreatif selanjutnya.
Di bawah ini adalah langkah-langkah yang bisa kamu pakai untuk pedoman waktu menyusun sebuah cerpen.
Pilih tema cerpen yang kamu inginkan. Tema ini yang akan menentukan berbagai unsur lainnya dalam cerpen.
- Menentukan judul cerpen.
- Mengembangkan ide dalam bentuk kerangka cerpen dengan memperhatikan alur dengan berbagai peristiwa yang akan disajikan, tokoh dan perwatakannya, serta setting yang mencakup (setting tempat, waktu, dan sosial-budaya).
- Menulis cerpen dalam bentuk draf dengan memperhatikan diksi (atau pilihan kata), gaya bahasa (majas), ejaan, tanda baca, dan penggunaan kalimatnya.
- Merevisi dan menyunting draf cerpen.
Dalam melakukan langkah-langkah itu, ada 2 tips yang bisa kamu perhatikan:
a. Kadang beberapa penulis menentukan judul cerpen setelah ceritanya selesai ditulis. Intinya, lakukan yang mana yang cocok untukmu.
b. Banyak penulis gagal atau jadi terhambat prosesnya karena melakukan proses revisi sambil menyusun draf. Ini sebaiknya dihindari, karena keduanya adalah proses yang berbeda.
Menulis cerpen adalah proses yang gampang-gampang susah. Kamu bakal sukses kalau berani mencoba. Selamat menulis! (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya