Kerajaan Cirebon, sukses dipimpin raja-raja hebat
Merdeka.com - Kawasan Cirebon berada di wilayah pulau Jawa bagian barat. Namun, tahukah kamu kalau dulu pernah ada sebuah kerajaan yang ada di sana? Kerajaan itu adalah kerajaan Cirebon. Yuk, kita bahas bersama.
Penguasa di Cirebon adalah Lebe Usa yang merupakan bawahan dari Pate Rodim. Cirebon banyak mengekspor beras dan bahan-bahan makanan lainnya. Menurut Tome Pires, agama Islam sudah ada di Cirebon 40 tahun sebelum Tome Pires datang ke Cirebon, yaitu sekitar 1720 Masehi.
Menurut Tjarita Purwaka Tjaruban Nagari, Syarif Hidayatullah datang ke Cirebon dan mengajarkan ajaran Islam di Gunung Sembung ditemani oleh Pangeran Cakrabumi. Sekarang, kita mengenal Syarif Hidayatullah ini dengan nama Sultan Gunung Jati. Dia juga mendapat panggilan Pandita Ratu sejak dia menjadi wali penyebaran agama Islam di tatar sunda dan sebagai kepala pemerintahan Keraton Pakungwati.
Sejak saat itu, Cirebon mulai menghentikan upeti ke Kerajaan Sunda. Di masa Sunan Gunung Jati, penyebaran Islam diluaskan hingga ke daerah sekitar Jawa Barat seperti daerah Kuningan, Talag, dan Galuh. Pendirian Masjid Agung Cipta Rasa di sisi barat alun-alun Keraton Pakungwati juga semakin diintensifkan.
Sunan Gunung Jati wafat dan dimakamkan di Bukit Sembung di tahun 1522. Penggantinya di kerajaan Cirebon adalah buyutnya yang dikenal dengan nama Panembahan Ratu. Di masa pemerintahannya, hubungannya dengan kerajaan Mataram masih diteruskan melalui jalur pernikahan yaitu pernikahan antara kakak perempuan Panembahan Ratu dengan Sultan Agung Mataram yang kemudian melahirkan Amangkurat 1.
Nah, sekarang kamu sudah tahu tentang sedikit tentang masa awal berdirinya kerajaan Cirebon. Banyak banget yang bisa dipelajari dari Kerajaan Cirebon. Kamu bisa belajar dengan teman-temanmu dan saling bertanya jawab. Selamat belajar! (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya