Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bangga pada kain Ulos, kain penghangat khas Batak

Bangga pada kain Ulos, kain penghangat khas Batak ilustrasi menenun. ©flickr.com/ DocBudie

Merdeka.com - Pakaian adalah salah satu kebutuhan primer manusia. Setiap orang pasti membutuhkan pakaian kemanapun mereka pergi. Kain adalah salah satu bahan utama untuk bisa membuat pakaian. Namun, kain juga memiliki berbagai macam jenis, corak, asal bahan dan yang lainnya. Indonesia sendiri sudah terkenal sebagai sentra penghasil batik yang ada di dunia. Namun, ternyata nggak cuma batik saja loh yang terkenal dari Indonesia. Masih ada beberapa kain lainnya yang ditenun, baik menggunakan alat tenun mesin dan alat tenun bukan mesin alias masih pake tenaga manusia. Salah satu contoh dari kain yang ditenun itu adalah kain ulos. Kamu pasti sudah pernah mendengar tentang nama kain yang satu ini kan?

Ulos adalah sebuah kain tradisional khas Indonesia yang dikembangkan oleh masyarakat suku batak. Dalam tradisi masyarakat batak, ulos harus ada di berbagai peristiwa penting yang terjadi, mulai dari pernikaha, kelahiran bayi sampai upacara kematian. Nggak jarang juga kain Ulos ini diberikan pada sorang ibu yang sedang hamil dengan tujuan untuk melindungi sang ibu dari malapetaka dan bahaya, serta untuk mempermudah lahirnya bayi nanti. Nenek moyang suku batak percaya kalau salah satu hal yang memberi kehidupan pada tubuh manusia adalah kehangatan. Sehingga, pemakaian ulos itu sendiri bisa memberikan kehangatan pada tubuh manusia.

Warna yang biasanya digunakan di kain ulos adalah merah, hitam dan putih yang dihias dengan benag berwarna emas atau perak. Namun, sudah banyak jenis ulos yang punah, seperti Ulos Raja, Ulos Ragi Botik, Ulos Gobar, Ulos Saput dan Ulos Sibolang. Sebagai generasi muda, kita harusnya bisa meneruskan kebudayaan bangsa yang satu ini kan? (mdk/iwe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP