Bakteri ada yang merugikan dan ada yang menguntungkan, apa saja?
Merdeka.com - Bakteri ukurannya memang sangat kecil, tapi ia sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Bayangin aja, pada tangan kita bisa saja ada jutaan bakteri. Meskipun demikian, bakteri nggak bisa dilihat dengan mata secara langsung, hanya bisa ketahuan kalau kamu melihatnya dengan mengguakanakan mikroskop elektron.
So, apakah semua bakteri berbahaya buat manusia? Nggak juga ternyata. Bagi kehidupan manusia, bakteri ada yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan. Kita bakal bahas keduanya di sini. a. Bakteri yang Menguntungkan
- Rhizobium bersimbiosis pada akar leguminosarum untuk mengikat nitrogen.
- Azotobacter hidup di dalam tanah dan dapat mengikat nitrogen sehingga dapat menyuburkan tanah.
- E. coli yang mampu membantu pembusukan makanan di dalam usus besar dan penghasil vitamin K yang membantu pembekuan darah.
- Lactobacillus sp. dimanfaatkan untuk proses pembuatan susu yogurt dan susu keju.
- Acetobacter xylium dimanfaatkan untuk pembuatan nata de coco.
- Acetobacter dimanfaatkan untuk mengubah air cuka menjadi alkohol dan alkohol menjadi asam cuka.
- Bakteri saprofit anaerob dimanfaatkan untuk pembuatan gas bio atau biogas.
- Streptococcus griceus dimanfaatkan untuk penghasil antibiotic streptomisin sehingga banyak dimanfaatkan dalam industri obat-obatan
b. Bakteri yang Merugikan
- Salmonella typhosa penyebab penyakit tifus,
- Shigella dysenteriae penyebab penyakit disentri,
- Neisseria meningitidis penyebab penyakit meningitis,
- Neisseria gonorrhoeae penyebab penyakit kencing nanah,
- Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit tuberkulosis, dan
- Mycobacterium leprae penyebab penyakit lepra.
- Clostridium botulinum, menghasilkan racun botulinin, seringkali terdapat pada makanan kalengan
- Leuconostoc mesenteroides, penyebab pelendiran makanan
Bakteri bisa tertular lewat banyak media, mulai udara, makanan, sentuhan tangan, dan masih banyak lagi. (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya