Setelah meninggal, Lim Sioe Liong ketemu Soeharto di alam baka. Mereka kongkow-kongkow tentang calon presiden yang cocok untukPemilu2014.Lim spontan mengeluh pada Soeharto: "Haiya, sudah tiga genelasi malga Su bertulut-tulut yang jadi plesiden (Sukalno, Suhalto dan Susilo). Kali ini gililan malga Lim yang belkuasa lah To...!"Soeharto langsung jawab: "Tidak ada suku jawa yang ber-marga Lim, tidak pantas lah Lim jadi presiden!"Lim nggak mau kalah: "Haiya...halus ada dong malga Lim yang jadi plesiden lah. Owe mau cali olang yang malganya Lim tapi Jawa haaa...!"Soeharto berpikir: "Kalo begitu situ tanya saja lah sama Malaikat, minta tolong cari calon presiden dari marga Lim tapi juga Jawa."Lim lalu bertanya pada Malaikat: "Oom Malaikat owe mau tanya sama elu olang. Elu kan tau semua jenis olang di dunia, dan coba elu liat ada tidak manusia di dunia malga-nya Lim tapi jawa, en kalo ada kasih tau owe ya!"Lalu Malaikat pun mulai mencari dan ketemu: "Ahaaa Oom Lim, saya menemukan satu orang ber-marga Lim dan sekaligus Jawa, dan kalau dia jadi presiden pasti disegani dan ditakuti seluruh rakyat Indonesia!"Liem penasaran: "Haiya owe juga bilang apa, pasti ada malga Lim yang jawaaaaa. Siapa namanya Oom Malaikat?"Malaikat menjawab: "Namanya ...LIM...BAD!
Capres 2014 bermarga Lim dan bersuku Jawa
Setelah meninggal, Lim Sioe Liong ketemu Soeharto di alam baka. Mereka kongkow-kongkow tentang calon presiden yang cocok