PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyelenggarakan pelatihan baking berjudul "Equal and Empowered Through Creations" di Kantin Gereja St Yohanes Bosco, yang terletak di Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, pada hari Sabtu (12/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), terutama pada poin pertama, yaitu Tanpa Kemiskinan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada para pelaku usaha di sektor kuliner, serta menciptakan kesempatan yang setara bagi kelompok rentan dalam mengembangkan ekonomi lokal. Dengan tema yang mengedepankan kesetaraan dan pemberdayaan, program ini menjadi salah satu bentuk nyata dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Integrated Terminal (IT) Jakarta.
Advertisement
Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang, termasuk kelompok replikasi Lovely Hands yang terdiri dari Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), komunitas Sunterpreneur, dan mitra Sekolah Lansia dari Sudin PPAPP Jakarta Utara. Kehadiran Lurah Sunter Jaya, Eka Persilian Yeluma, Pendeta Yosep Suban, serta perwakilan dari Sudin PPAPP Jakarta Utara semakin memperkuat dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat ini.
Dipandu oleh Chef Lutfi beserta timnya, para peserta mendapatkan pelatihan dalam pembuatan roti dan kue bebas gluten, seperti Brioche, Bread Loaf, dan Carrot Cake. Suasana yang hangat dan penuh semangat terlihat ketika peserta aktif berpartisipasi dalam setiap sesi, mulai dari teknik dasar hingga tips penyajian. Dengan antusiasme yang tinggi, mereka belajar untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang kuliner.
Advertisement
Evi Chrisna Magdalena, yang merupakan pendamping komunitas Lovely Garden, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menilai bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah signifikan dalam menciptakan peluang bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) agar dapat lebih percaya diri dan mendapatkan pengakuan atas hak-haknya di masyarakat.
"Pelatihan ini membuka wawasan dan memberi kepercayaan diri bagi anak-anak Lovely Garden untuk terus berkembang serta memiliki hak yang sama di mata masyarakat," ungkap Evi. Di sisi lain, Muslim Dharmawan, Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga JBB, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mendorong keberadaan UMKM yang lebih inklusif.
"Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Inklusivitas menjadi prinsip utama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan," tambahnya. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan komunitas secara keseluruhan.